Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Bank Nagari
Berita

Padang - 20/09/2012 06:55 WIB

508.712 Penduduk Padang Terancam Tsunami

Padang, (Antara Sumbar) - Sebanyak 508.712 penduduk di kota Padang tinggal di kawasan pesisir pantai yang rawan terkena ancaman bencana tsunami.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Deddy Hanidal di Padang, Rabu, mengatakan, para penduduk tersebut tersebar di enam kecamatan di Kota Bingkuang.

"Sebanyak 12 jalur evakuasi yang ada saat ini belum memadai dan belum bisa menampung warga yang hendak menyelematkan diri jika terjadi tsunami," katanya di sela-sela pelatihan Penyusunan Rencana Kontinjensi Menghadapi Bencana Tsunami di Kota Padang yang dilangsungkan di hotel Rocky Padang.

Untuk mengantisipasi terjadinya korban, BPBD kota Padang menyiapan sejumlah shelter di kecamatan Koto Tangah sebanyak 29 unit, Bunngus 10 unit, Lubuk Begalung 15 unit, Padang Barat 15 unit, Padang Selatan 16 unit, dan Padang Utara 15.

Shelter-shelter tersebut, katanya, akan dibangun di kawasan berjarak sekitar 500 meter dari bibir pantai. Dengan demikian, warga yang tidak sempat menjauh dari pantai, bisa menempati shelter untuk menyelamatkan diri mereka.

Anggaran pembangunan tersebut, berasal dari pemerintah pusat yang akan dimulai pembangunannya pada 2013.

"Kalau kondisi sekarang, kita memang belum siap untuk menghadapi jika terjadi bencana," katanya.

Menurutnya, pelatihan Penyusunan Rencana Kontinjensi Menghadapi Bencana yang digelar pada 19-21 September 2012 ini, diharapkan mampu dapat meminimalisasi terjadinya korban akibat tsunami.

"Negara Jepang yang sudah dilengkapi dengan teknologi canggih masih kecolongan (ada korban) saat tsunami terjadi, melalui pelatihan ini diharapkan bisa mengurangi korban tersebut," katanya.

Ia menambahkan, kesadaran masyarakat sendiri yang menentukan keselamatan mereka jika terjadi bencana apalagi selama ini sikap warga masih belum disiplin saat mengungsi sehingga mengakibatkan kemacetan di jalur evakuasi.

"Mengungsi yang paling efektif itu dengan cara berjalan kaki, dan jalur evakuasi sebenarnya hanya untuk para pejalan kaki, apalagi terdapat jalan setapak," katanya. (*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Ketika Android Merampas Anak-anak Kami

Try Reza Essra Oleh: Try Reza Essra

"(Saya) lebih suka main di rumah, main game di Android," ucap Rasya Prima (8) sambil memainkan permainan Candy Crush Saga di telepon pintar..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Padang - 25/10/2014 07:40 WIB WIB

Pemkot Padang Percepat Penataan PKL Pasar Raya..


Padang - 25/10/2014 07:29 WIB WIB

Pemkot Padang Canangkan Bersih Lingkungan dan..