Kamis, 19 Oktober 2017 - 29 Muharram 1439 H

60 KK di Solok Terisolasi Banjir

Banjir di Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, Sumbar. (IST)
Padang Aro, (Antara Sumbar) - Sebanyak 60 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, terisolasi akibat luapan Sungai Kayu Manang dan Batang Hari yang menyebabkan banjir di beberapa Jorong.

Anggota DPRD Kabupaten Solok yang juga warga Tambang Surian Gusnadi saat dihubungi di Arosuka, Jumat, mengatakan berdasarkan informasi yang diberikan Wali Nagari Surian 60 Kepala Keluarga yang terisolasi berada di Jorong Kulemban 15 KK dan Tambang 45 KK.

"Kita sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan sekarang mereka sedang menurunkan tim ke lapangan untuk meninjau lokasi," kata dia.

Daerah paling parah terdampak banjir adalah area pertanian warga yang menjadi mata pencaharian sehari-hari sudah dalam keadaan rusak parah.

"Kita berharap pemerintah setempat bertindak cepat mengatasinya supaya warga yang terisolasi dan area pertanian rusak bisa segera pulih seperti biasa," katanya.

Selain itu bila curah hujan masih tetap tinggi ada beberapa daerah lagi yang berpotensi terisolasi seperti Jorong Koto Tinggi sebanyak 100 KK.

Pemerintah setempat katanya, sudah mengkoordinasikan hal ini dengan Provinsi.

Selain merusak areal pertanian dan memutus jembatan, hujan deras yang turun sejak Rabu (4/1) juga mengakibatkan beberapa titik jalan nasional yang berada di Kabupaten Solok rusak.

"Ada beberapa titik jalan nasional yang terban dan ini harus segera ditindak lanjuti," katanya.

Sementara itu Camat Pantai Cermin Syaiful Anwar mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan di lapangan seberapa besar dampak luapan sungai ini kepada warga.

"Kita baru mendapat laporan dua unit rumah warga di pinggir aliran Sungai Indarung tergerus air dan kerusakannya cukup parah," katanya.

Sedangkan untuk fasilitas umum katanya, belum ada laporan kerusakan atau terkena dampak dari luapan sungai ini.

Sungai yang meluap di Pantai Cermin yaitu Batang Hari menghanyutkan jembatan di Kulemban, Kayu Manang juga memutuskan akses warga Jorong Tambang.

Selanjutnya di Nagari Lolo ada Sungai Indarung yang merusak dua unit rumah warga serta aliran Sungai Pisau Hilang.

Sedangkan daerah yang terdampak adalah Jorong Sungai Indarung, Ulu Sei Indarung serta Muara Sei Indarung Nagari Lolo.

Selanjutnya di Nagari Surian ada Jorong Kayu Manang, Kulemban sertaTambang yang kerusakannya cukup parah. (*)




Editor : Mukhlisun

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Atman Ahdiat
Semangat Pemerintah Daerah Sumatera Barat untuk memacu pertumbuhan di sektor pariwisata terpancar pada Forum Investasi Regional ...
Baca Juga