Senin, 26 Juni 2017 - 2 Syawwal 1438 H

Wagub : Kepala Daerah Wajib Kompak Bangun Provinsi

Wagub Sumbar Nasrul Abit. (Antara)
Pulau Punjung, (Antara Sumbar) - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat Nasrul Abit, memimta seluruh kepala daerah diprovinsi untuk tetap kompak dan akur hingga akhir masa jabatan.

"Bupati/wali kota dan wakil bupati/wakil wali kota saya minta untuk akur dan menjalankan tugas sesuai dengan porsi masing-masing. Pokoknya harus akur," katanya di Pulau unjung, Sabtu.

Wagub menyampaikan hal itu saat menghadirkan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dharmasraya dalam rangka menperingati hari ulang tahun kabupaten itu yang ke-13.

Sebagai kepala daerah, kata dia, diharapkan dapat menekan egonya masing-masing dalam menjalankan tugasnya.

"Kepentingan pribadi dan ego masing-masing ditekan. Kedepankan kepentingan bersama, kepentingan membangun Sumbar secara umum dan Dharmasraya secara khusus," katanya.

Wagub mengatakan, hari jadi Kabupaten Dharmasraya yang ke13 sekiranya dapat di jadikan bahan evaluasi bagi bupati/wakil untuk menilai sejauh mana pembagunan yang telah dicapai.

Ia juga meminta, pemerintah agar tidak melupakan jasa kepala daerah pendahulu dalam setiap prestasi serta penghargaan di berbagai bidang yang di dapat Kabupaten Dharmasraya sepanjang 2016.

"Saya apresiasi dengan banyak prestasi dan penghargaan baik tingkat nasional maupun provinsi yang dicapai, tentu juga perlu diingat prestasi ini tidak akan tercapai tanpa ada endahulu, untuk itu kita ucapakan terima kasi ke pada pemimpin pendahulu," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sutan Riska, mengatakan akan memprioritaskan tiga sektor utama dalam program Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) 2017 daerah itu, yakni infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

Ia mengatakan, di usia Dharmasraya yang ke-13 tidak ada lagi budaya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin mempersulit pelayanan kepada masyarakat.

"Reformasi birokrasi juga menjadi perhatian serius kami bersama bapak wakil bupati, kedepannya tidak ada lagi pelayanan yang bertele-tele. Kalau dapat dipermudah kenapa dipersulit," tegasnya.

Ia bertekad akan menjadikan Dharmasraya sejajar dengan kabupaten / kota terbaik di Indonesia, tentunya dengan dukunan seluruh pejabat pemerintah, kelompok kepentingan, dan masyarakat. (*)


Editor : M R Denya

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Miko Elfisha
          Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy baru saja menetapkan sistem pendidikan baru ...
Baca Juga