Kamis, 27 Juli 2017 - 4 Zulqaidah 1438 H

Wall Street Bervariasi Dengan Nasdaq Perpanjang Rekor Penutupan

Wall Street. (Antara)
New York, (Antara Sumbar) - Saham-saham di Wall Street berakhir bervariasi pada Selasa (Rabu pagi WIB), dengan indeks komposit Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi untuk empat sesi berturut-turut, ketika investor menunggu dimulainya musim laporan laba.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 31,85 poin atau 0,16 persen menjadi ditutup pada 19.855,53 poin. Sementara itu, indeks S&P 500 berakhir tidak berubah di 2.268,90 poin, dan indeks komposit Nasdaq naik 20,00 poin atau 0,36 persen menjadi ditutup pada 5.551,82 poin.

Musim laporan laba emiten kuartal keempat akan dimulai akhir pekan ini, ketika beberapa raksasa keuangan melaporkan angka-angka pendapatan mereka.

Para pedagang mencermati kurva dari sektor keuangan, yang telah membukukan reli tajam sejak Hari Pemilihan Presiden AS.

Data terbaru dari Thomson Reuters menunjukkan bahwa laba gabungan perusahaan-perusahaan S&P 500 di kuartal keempat 2016 diperkirakan naik 5,8 persen secara tahun ke tahuan (YoY), sementara pendapatannya diperkirakan meningkat 4,4 persen.

Di sisi ekonomi, jumlah lowongan pekerjaan sedikit berubah pada 5,5 juta di hari kerja terakhir November, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Selasa.

Sementara itu, investor juga menunggu konferensi pers oleh Presiden AS terpilih Donald Trump pada Rabu waktu setempat.

Di pasar luar negeri, ekuitas Eropa menguat pada Selasa. Indeks acuan Jerman DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt naik 0,17 persen, sedangkan indeks acuan Inggris FTSE 100 bertambah 0,52 persen.

Di Asia, saham-saham Tokyo turun pada Selasa, tertekan penguatan yen, dengan indeks Nikkei 225 turun 0,79 persen menjadi 19.301,44 poin. (*)


Editor : Mukhlisun

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Ikhwan Wahyudi
 Padang,  (Antara Sumbar) - Beberapa tahun terakhir publik di Tanah Air  kerap disuguhipemberitaan ...
Baca Juga