Sabtu, 19 Agustus 2017 - 27 Zulqaidah 1438 H

Pasaman Barat Siap Tingkatkan Mutu PAUD

Wakil Ketua HIMPAUDI Sumbar, Wati Nasrul Abit melantik penguris HIMPAUDI Pasaman Barat di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Kamis (18/5) (ANTARA SUMBAR/Altas Maulana)
Simpang Empat, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) berkomitmen meningkatkan mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di daerah itu.

Hal itu disampaikan Ketua Himpunan Pendidikan dan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini (HIMPAUDI ) Pasaman Barat, Yun Syahiran dihadapan Wakil Ketua HIMPAUDI Sumbar, Wati Nasrul Abit dan ratusan tenaga pendidik PAUD di Simpang Empat, Kamis (18/5).

Untuk menjaga dan meningkatkan mutu PAUD itu maka dilantiklah Ketua dan pengurus HIMPAUDI Pasaman Barat periode 2017-2021 oleh Wakil Ketua HIMPAUDI Sumbar, Wati Nasrul Abit sehingga program PAUD di Pasaman Barat lebih terarah.

Menurut Yun Syahiran, pengurus PAUD Pasaman Barat siap membawa perubahan dalam meningkatkan mutu PAUD yang ada.

"Kita bertekad meningkatkan mutu PAUD. Saya yakin ini bisa kita wujudkan dengan kerjasama pengurus dan tenaga pendidik PAUD di Pasaman Barat," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua HIMPAUDI Sumbar, Wati Nasrul Abit mengatakan PAUD adalah dasar kesuksesan bagi anak dalam menempuh jenjang pendidikan selanjutnya.

"Anak usia 0-6 tahun perlu dioptimalkan tumbuh kembang jasmani dan rohaninya. Kapasitas kecerdasan pada usia ini mencapai 50 persen. Oleh sebab itu, masa ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang jasmani dan rohani anak," katanya.

Ia menyebutkan jika pada masa usia 0-6 tahun anak tidak mendapatkan pendidikan yang selayaknya, akan terjadi keterlambatan perkembangan otak anak yang sifatnya permanen dan sulit untuk diperbaiki pada masa selanjutnya.

"Bunda PAUD Sumbar bertekad membentuk satu PAUD untuk setiap kejorongan (lurah) yang ada sehingga diperlukan pengurus yang jelas," katanya.

Disamping telah terbentuknya satu PAUD disetiap kejorongan di Sumba. Ada faktor lain yang dirasa perlu menjadi perhatian yakni kualitas Sumber Daya Manusia tenaga pendidik di PAUD.

""Penghargaan pada anak usia dini tidak bisa ditawar-tawar. Mereka harus mendapatkan mutu pendidikan yang berkualitas," ungkapnya.

Meskipun demikian, pihaknya menyadari masih ada masalah mengenai kualitas SDM guru PAUD yang harus ditanggulangi.

"Masih banyak guru PAUD di daerah dengan dasar pendidikan rendah yakni tingkat SMP dan SMA. Ini harus jadi perhatian HIMPAUDI Pasaman Barat kedepan karena guru adalah nyawa yang akan membawa perubahan melalui pendidikan," katanya.

Hadir pada kesempatan itu Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Manus Handri dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pasaman Barat. (*)

Editor : Mukhlisun

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Fathul Abdi
Teknologi informasi kian hari kian berkembang. Jika dulu masyarakat melakukan segala sesuatu secara manual, kini bisa dilakukan ...
Baca Juga