Minggu, 22 Oktober 2017 - 2 Safar 1439 H

Rupiah Jumat Pagi Bergerak Melemah 50 Poin

Rupiah. (Antara)
Jakarta, (Antara Sumbar) - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat pagi, bergerak melemah sebesar 50 poin menjadi Rp13.405, dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.355 per dolar AS.

"Membaiknya beberapa data ekonomi Amerika Serikat membuat dolar AS kembali mengalami apresiasi," kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Jumat.

Ia mengemukakan bahwa angka klaim pengangguran Amerika Serikat mengalami penurunan menjadi 232.000 pada pekan yang berakhir 13 Mei 2017, dibandingkan pekan sebelumnya 236.000.

Ia mengatakan bahwa di tengah situasi politik di Amerika yang kurang kondusif, data itu juga cukup mampu menopang pergerakan dolar AS di kawasan Asia.

"Penguatan harga komoditas belum mampu mencegah rupiah dari depresiasi akibat tekanan dolar AS yang merata di kawasan Asia," katanya.

Kendati demikian, ia juga mengatakan bahwa penguatan harga komoditas yang mulai konsisten masih dapat memberikan harapan bagi rupiah untuk terapresiasi.

Terpantau harga minyak jenis WTI Crude menguat 0,79 persen menjadi 49,74 dolar AS per barel, dan Brent Crude naik 0,72 persen menjadi 52,89 dolar AS per barel.

Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong menambahkan bahwa pergerakan rupiah relatif masih stabil di tengah masih tingginya harapan kenaikan peringkat oleh Standard & Poor's (S&P) menjadi "investment grade".

"Keputusan S&P masih menjadi sentimen yang dinanti pelaku pasar keuangan di dalam negeri," katanya. (*)


Editor : Mukhlisun

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Atman Ahdiat
Semangat Pemerintah Daerah Sumatera Barat untuk memacu pertumbuhan di sektor pariwisata terpancar pada Forum Investasi Regional ...
Baca Juga