Selasa, 22 Agustus 2017 - 30 Zulqaidah 1438 H

Berbahaya, Jalan Terban Sijunjung Harus Diperbaiki

Ilustrasi (ist)
Padang, (Antara Sumbar) - Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Barat (Sumbar), M Nurnas meminta kepada pemerintah pusat untuk mempercepat perbaikan jalan terban di Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung provinsi setempat yang ambles beberapa waktu lalu.

"Sejak terjadi jalan ambles di wilayah itu kemacetan sering terjadi sehingga perbaikannya perlu secara permanen apalagi waktu lebaran sudah dekat," katanya di Padang, Jumat.

Ia menambahkan jalur tersebut merupakan jalan lintas Sumatera dari Sumbar menuju Jambi dan ke Riau.

Berdasarkan data yang dihimpun, ujarnya jalan ambles tersebut lebih kurang sepanjang 25 meter dengan posisi tepatnya di ruas Bukik Talawuong Nagari Siaur, Kecamatan Kamang Baru.

"Jika tidak dimulai perbaikannya dari sekarang maka ketika jelang bulan suci Ramadhan dan libur lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah nanti akan terjadi pacet parah," sebutnya.

Selain itu, kata Nurnas jalan itu juga merupakan jalur alternatif dari Sumbar-Riau selain di Limapuluh Kota.

"Limapuluh Kota saat ini rentan oleh bencana banjir dan longsor sehingga jalur alternatif menuju Riau perlu dioptimalkan," terangnya.

Untuk itu, ia mengharapkan pemerintah provinsi agar berkoordinasi dengan pusat agar proses perbaikannya dapat segera dilaksanakan.

Sebelumnya Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sijunjung, Hardiwan menegaskan perbaikan jalan ambles di ruas jalan lintas Sumatera menjadi wewenang pemerintah pusat.

"Pasca-longsor di badan jalan tersebut, Rabu (26/4), pihak pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang setempat sudah berupaya mengatasi kedaruratan bersifat sementara," katanya.

Salah satunya, lanjut dia, dengan memberlakukan sistem buka tutup oleh pihak kepolisian setelah dilakukan pembersihan jalan serta memastikan sisa badan jalan itu aman dilewati kendaraan. (*)







Editor : M R Denya

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Desca Lidya Natalia
     "Jadi Pak ni kalau mau jujur Pak, Saya sampek bilang 'Pak boleh gak sih saya ngomong? KPK itu independen apa ...
Baca Juga