Minggu, 24 September 2017 - 4 Muharram 1439 H

Transmigrasi Bantu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Ilustrasi transmigrasi. (ANTARA FOTO)
Padang, (Antara Sumbar) - Program Transmigrasi di Sumatera Barat ikut membantu pertumbuhan perekonomian daerah sehingga masih tetap dipertahankan hingga saat ini, kata Wakil Gubernur Nasrul Abit.

"Masyarakat yang mengikuti program itu, datang benar-benar untuk bekerja dan meningkatkan taraf hidup, karena itu pertumbuhan ekonominya cepat," kata dia di Padang, Kamis.

Menurut dia, hal itu ikut membantu pertumbuhan ekonomi kabupaten yang menjadi lokasi transmigrasi dan secara tidak langsung juga memberikan efek positif pada provinsi.

"Tahun ini dan 2018, transmigrasi dari Jawa dan transmigrasi lokal tetap ada. Salah satunya ke Dharmasraya," kata dia.

Nasrul menambahkan, cukup banyak daerah transmigrasi yang ada di Sumbar yang telah bertransformasi menjadi ibu kota kecamatan bahkan berkembang menjadi satelit ibu kota kabupaten.

Hal itu membuktikan pesatnya pertumbuhan ekonomi daerah transmigrasi di Sumbar.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar, Nasrizal mengatakan di provinsi itu terdapat enam daerah yang menjadi penerima transmigran yaitu Dharmasraya, Sijunjung, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Pasaman Barat dan Limapuluh Kota.

"Untuk tahun ini dijadwalkan sekitar 25 Kepala Keluarga (KK) dari Jawa tengah dan Yogyakarta dipindahkan ke Dharmasraya dan Sijunjung," katanya.

Ke depan masih ada korban bencana di Pariaman dan Agam yang diusulkan masuk dalam program transmigrasi.

Ia menyebutkan secara umum, kawasan transmigrasi pada enam daerah di Sumbar itu telah disertifikat dan tidak boleh lagi dipindah. Namun persoalannya saat proses mengolah lahan hutan ada perizinan yang kadang belum sinkron.

"Ini yang terus kita upayakan, salah satunya melalui koordinasi dengan kementerian," kata dia. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Riko Syaputra
Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Petugas Rumah Tahanan kelas II B Lubuk Sikaping kembali kecolongan setelah satu warga binaannya ...
Baca Juga