TP-PKK Pasaman Wakili Sumbar dalam Lomba B2SA Nasional

Pewarta : id TP-PKK

Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, mewakili Provinsi Sumatera Barat ke tingkat Nasional dalam rangka Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).

Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Pasaman Mira Delima di Lubuk Sikaping, Selasa, mengatakan TP PKK Kabupaten Pasaman yang diwakili oleh TP PKK Kecamatan Rao Selatan berhak membawa pulang uang senilai Rp10 juta dan tropy.

"Penghargaan itu diserahkan disela peringatan Hari Pangan se Dunia ke-30 tahun 2017 di Kota Sawahlunto," ujarnya.

Ia mengucapkan rasa syukur dan bangganya terhadap keberhasilan yang dicapai TP-PKK Pasaman, khususnya TP-PKK Kecamatan Rao Selatan.

Sebelumnya, kecamatan tersebut mewakili daerah itu untuk mengikuti lomba tersebut di tingkat Provinsi, Karena tampil sebagai pemenang pada lomba B2SA ditingkat kabupaten itu.

"Alhamdulillah, hari ini Pasaman yang diwakili Kecamatan Rao Selatan kembali mengukir prestasi Juara Pertama dalam Lomba Cipta Menu B2SA Tingkat Provinsi Sumbar," katanya.

Dengan prestasi yang kita raih ini, katanya berarti PKK Pasaman akan mewakili provinsi Sumbar di tingkat nasional.

"Kita juga berharap Pasaman dapat mengharumkan nama provinsi Sumbar di tingkat nasional mendatang," ujarnya.

Selain itu, ia mengajak seluruh kader organisasi PKK di daerah itu untuk mengajak ibu-ibu di kabupaten tersebut terus berkreasi membuat menu B2SA.

"Khususnya yang menggunakan pangan lokal dalam memenuhi gizi keluarga," katanya.

Dia mengemukakan banyak yang dapat dilakukan para ibu-ibu rumah tangga dalam menyajikan menu bagi keluarga agar terpenuhi gizi, nutrisi dan vitamin serta kandungan karbohidrat dari pangan lokal tanpa harus mengutamakan beras dan tepung terigu impor.

"Ibu-ibu juga bisa memanfaatkan pekarangan dan halaman belakang rumah untuk menanam pangan lokal, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga dengan harga murah dan mudah diperoleh," katanya. (*)

Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar