Berita harian sumbar terkini update terlengkap

pt Angkasa Pura
Berita

Kab. Agam - 26/02/2013 07:50 WIB

PLN Ranting Lubukbasung Tertibkan Lampu Jalan

Lubukbasung, (Antara Sumbar) - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Lubukbasung, Kabupaten Agam menertibkan lampu jalan yang tidak terdaftar dan hidup selama 24 jam.

Pimpinan PLN Ranting Lubukbasung Hendriansyah di Lubukbasung, Selasa, mengatakan, penertiban lampu jalan tersebut dijadwalkan pada awal Maret 2013 yang kerja sama dengan Satpol PP setempat.

"Kami telah berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Agam dan pada awal Maret 2013, penertiban ini akan dilakukan di wilayah kerja PLN Ranting Lubukbasung yang meliputi Kecamatan Lubukbasung, Matur, Palembayan, Ampek Nagari, Tanjung Raya dan Tanjung Mutiara," kata dia.

PLN Ranting Lubukbasung juga telah menyurati wali nagari dan bupati terkait masalah ini, imbuh dia.

Lampu-lampu yang tidak terdaftar dan hidup 24 jam tersebut menyebabkan PLN mengalami rugi yang cukup besar, karena dalam aturan tagihan Pemkab Agam hanya selama 12 jam.

Sedangkan PLN masih keterbatasan energi listrik. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada pelangan agar hemat dan matikan eletronik yang tidak diperlukan.

Saat ini, jumlah pelanggan pada PLN Ranting Lubukbasung sebanyak 32.000 pelanggan yang tersebar di enam kecamatan, yakni Lubukbasung, Matur, Palembayan, Ampek Nagari, Tanjung Raya dan Tanjung Mutiara.

Namun, pihaknya terus melayani pemasangan baru dan perluasan jaringan ke daerah yang belum menikmati listtrik.

Pada tahun 2012, PLN Ranting Lubukbasung mendapatkan program listrik desa di Kecamatan Palembayan, Tanjung Mutiara, Ampek Nagari dan lainnya dengan potensi pelangan sekitar 800 pelangan.

"Saat ini baru sekitar 300 pelangan yang baru menikmati listrik dan sisanya masih dalam proses," katanya. (ari/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Tiga Rahasia Tiongkok

Oleh: GNC Aryani

"Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri China". Peribahasa itu cukup popular di publik Indonesia untuk menggambarkan bahwa belajar tidak mengenal batas..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Kab. Agam - 26/11/2014 08:18 WIB WIB

80 Rumah Warga Agam Terendam Banjir..


Kab. Agam - 26/11/2014 09:09 WIB WIB

Eko Budhi Purwono Pimpin Perbakin Agam..