Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Bank Nagari
Berita

Padang - 28/03/2013 07:26 WIB

Wawako: LSM/Ormas Jangan Ciptakan Keresahan Masyarakat

Wakil Wali Kota Padang Mahyeldi Ansyarullah.

Wakil Wali Kota Padang Mahyeldi Ansyarullah.

Padang, (Antara Sumbar) - Wakil Wali Kota Padang, Sumatera Barat, Mahyeldi Ansyarullah menyatakan keberadaan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organasisasi Kemasyaratan (Ormas) jangan untuk menciptakan keresahan di tengah masyarakat.

"Ormas/LSM di Kota Padang, semestinya membantu program pemerintah dalam pembangunan bukannya untuk menciptakan keresahan di tengah masyarakat," kata Mahyeldi Ansyarullah di Padang, Kamis.

Menurut dia, keberadaan LSM/Ormas ini sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakat dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1986.

Penataan LSM dan partai politik harus senantiasa bertumpu pada kaedah-kaedah kedaulatan rakyat yaitu memberikan kebebasan, keselarasan kesetaraan dan rasa kebersamaan, kepada lapisan masyarakat, terangnya.

Kebebasan berorganisasi dan menyatakan pendapat yang dijamin konsitusi dan menjadi bagian perjuangan reformasi tahun 1998 tidak berati memberikan kebebasan tanpa batas dalam berorganisasi.

"Kegiatan organisasi harus relevan dengan ketentuan perundang-undangan yang telah digarisbawahkan dan tidak menggangu ketertiban umum," ujar Mahyeldi.

Dia mengatakan, ada beberapa masalah penyalahgunaan dan penyimpangan organisasi kemasyarakatan di antaranya menjadikan sarana tindak pidana lainnya seperti korupsi, penyelundupan, penipuan.

Begitu juga dengan ormas asing yang berada dalam negeri, mereka melakukan penggalangan dana publik serta kegiatan intelijen untuk kepentingan asing serta menjadi sel kepentingan asing, kata dia.

Menurut dia, ada juga ormas yang disalahgunakan untuk mendukung kegiatan separatis yang mengancam integrasi bangsa. Belum lagi pemanfaatan ormas sebagai sarana legalisasi gerakan kelompok - kelompok penekan dan gerakan massa yang melanggar hukum.

"Tidak jarang ormas dijadikan sarana persemaian ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila, menjadi alat dalam proses liberalisasi sistem sosial kemasyarakatan Indonesia," ujar dia.

Ormas/LSM juga menjelma menjadi lembaga nirlaba yang tidak lagi sesuai dengan tujuan dibentuknya seperti bertindak sebagai penegak hukum, premanisme, melakukan penyelidikan di kantor - kantor instansi pemerintahan, mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

"Lemahnya manajemen organisasi kemasyarakatan juga akan mudah disusupi kepentingan-kepentingan tertentu yang tidak relevan dengan tujuan mulia sebuah Lembaga Sosial Kemasyarakatan (LSK)," jelas dia.

Dia menambahkan, untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah telah menyiapkan langkah serta strategi untuk menata kehidupan ormas dengan cara memperbaiki sistem prosedur pendaftaran ormas dengan Permendagri Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pedoman Pendaftaran Ormas.

"Disamping itu juga harus mengembangkan sistem pengawasan, monitoring dan evaluasi terhadap ormas serta mengevaluasi kinerja ormas serta mengembangkan program kemitraaan antara pemerintah, masyarakat dan ormas," kata dia. (**/zon/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Padang - Hari ini, jam 02:55 WIB WIB

Pemkot Padang Optimalkan Penerimaan Pajak..


Padang - Hari ini, jam 11:13 WIB WIB

Mahasiswa Pertanian Unand Kunjungi Universitas..