Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Ultah ANTARA 77
Berita

Internasional - 11/04/2013 12:07 WIB

Kantor Bantuan PBB: Situasi Tetap Tegang di Sudan Selatan

PBB, New York, (Antara/Xinhua-OANA) - Situasi di Negara Bagian Jonglei, Sudan Selatan, tetap tegang, kata Wakil Juru Bicara PBB Eduardo del Buey di Markas PBB, Rabu (10/4), dengan mengutip laporan dari Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

"Warga sipil terus jadi korban bentrokan antar-masyaraka dan pertempuran antara militer Sudan Selatan dan kelompok bersenjata," kata del Buey dalam taklimat harian di Markas PBB.

"Meskipun jumlah pasti orang yang meninggalkan rumah di negara bagian tersebut masih tidak jelas akibat kondisi yang tidak aman dan akses terbatas ke banyak daerah, organisasi bantuan telah melaporkan hampir semua dari sebanyak 9.000 warga di Kota Kecil Pibor telah meninggalkan tempat tinggal mereka," katanya.

"Puluhan ribu orang diduga telah kehilangan tempat tinggal akibat bentrokan baru-baru ini," kata del Buey.

Menurut del Buey, berbagai lembaga PBB dan mitra kemanusiaan mereka merencanakan penilaian mengenai kebutuhan masyarakat yang terpengaruh, dalam upaya menyampaikan bantuan buat lebih banyak orang yang kehilangan tempat tinggal, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis siang.

Jonglei, Negara Bagian terbesar di bagian timur Sudan Selatan, telah menjadi ajang kerusuhan antar-masyarakat sejak negara Afrika tersebut meraih kemerdekaan pada Juli 2011. Nuer dan Murley, suku terbesar di negara bagian itu, telah terlibat bentrokan gara-gara sengketa mengenai kepemilikan lahan dan ternak.

Pemerintah Sudan Selatan sebelumnya telah mengumumkan Negara Bagian Jonglei sebagai "daerah bencana" dan mengirim sebanyak 3.000 prajurit guna berusaha menghindari kerusuhan suku di negara bagian tersebut. Sebanyak 1.000 prajurit PBB juga dikerahkan ke daerah itu.

Gerilyawan bersenjata pada Selasa (9/4) melepaskan tembakan ke satu rombongan PBB yang berisi prajurit pemelihara perdamaian di Negara Bagian Jonglei. Lima prajurit pemelihara perdamaian, dari India, dan tujuh warga sipil tewas dalam peristiwa tersebut, kata beberapa laporan. (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Tiga Rahasia Tiongkok

Oleh: GNC Aryani

"Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri China". Peribahasa itu cukup popular di publik Indonesia untuk menggambarkan bahwa belajar tidak mengenal batas..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Internasional - Hari ini, jam 07:33 WIB WIB

AS Tambah 1.300 Prajurit di Irak..


Internasional - Hari ini, jam 07:30 WIB WIB

Hart Tanda Tangani Kontrak Baru di City..