Berita harian sumbar terkini update terlengkap

pt Angkasa Pura
Berita

Internasional - 23/04/2013 03:17 WIB

Kedubes Prancis di Libya di Bom

Tripoli, (Antara/AFP) - Satu bom menghantam kedutaan besar Prancis di Libya, mencederai dua penjaga dan menimbulkan kerusakan berat dalam serangan pertama terhadap misi asing sejak kelompok garis keras menyerbu konsulat Amerika Serikat di Benghazi, September.

Kementerian luar negeri Libya menyebut serangan di kota Tripoli itu satu insiden "teroris".

Seorang koresponden ADP di lokasi ledakan mengatakan tembok sekeliling properti itu ambruk dan gedung kedubes itu rusak parah. Dua mobil yang diparkir dekat kedutaan itu juga hancur.

Ledakan itu terjadi sekitar pukul 07.00 waktu setempat (12.00 WIB), kata penduduk.

Satu sumber Prancis mengonfirmasikan serangan terhadap kedutaan itu dan mengatakan seorang penjaga keamanan luka parah dan seorang lainnya cedera ringan.

Misi itu terletak di satu vila dua lantai di pasar daerah Gargaresh.

"Kami mendengar satu ledakan keras pukul 07.00 waktu setempat. Itu satu satu ledakan keras di lokasi kedutaan Prancis di permukiman kami," kata seorang penduduk lokal.

Prancis mengecam serangan "yang menjijikkan" itu.

"Dalam hubungan dengan pihak berwenang Libya, pihak berwenang negara akan melakukan segalanya untuk menghindarkan terjadinya serangan yang menjijikkan ini dan segera mengidentifikasikan para pelaku," kata Menteri Luar Negeri Laurent Fabius.

Dampak dari ledakan itu juga menimbulkan kerusakan parah pada dua vila dekat kedutaan itu, sementara jendela-jendela dari satu toko 200 meter jauhnya ambruk.

Jalan di depan missi itu banjir akibat pipa air pecah terkena ledakan itu.

Tidak ada segera informasi tentang siapa yang melakukan serangan itu dan apa motifnya. (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Tiga Rahasia Tiongkok

Oleh: GNC Aryani

"Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri China". Peribahasa itu cukup popular di publik Indonesia untuk menggambarkan bahwa belajar tidak mengenal batas..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Internasional - Hari ini, jam 11:16 WIB WIB

PBB Ingin Perpanjang Pengiriman Bantuan ke Suriah..


Internasional - Hari ini, jam 11:15 WIB WIB

Sudan Minta Unamid Tutup Kantor HAM di Khartoum..