Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita

Internasional - 10/08/2013 07:55 WIB

Kenya Kesampingkan Aksi Teror Penyebab Kebakaran Bandara

Nairobi, (Antara/Xinhua-OANA) - Pemerintah Kenya, Jumat (9/8), mengesampingkan aksi teror sebagai penyebab kebakaran yang menghanguskan terminal kedatangan di Bandar Udara Internasional Jomo Kenyatta (JKIA) di negeri itu pada Rabu (7/8).

Presiden Uhuru Kenyatta mengatakan penyelidikan sedang berlangsung guna menentukan penyebab kebakaran besar yang mengganggu perjalanan udara ke dan dari berbagai tujuan di Afrika, Timur Tengah, Eropa dan Asia.

"Banyak orang telah menanyakan apa penyebab kebakaran. Penyelidikan sedang berlangsung. Dinas keamanan kami sendiri dari dan agen dari negara lain sahabat terlibat dalam penyelidikan itu," kata Kenyatta.

"Kami sekarang dapat mengkonfirmasi tak ada unsur teror dalam kebakaran ini," kata Kenyatta dalam satu taklimat di bandar udara tersebut.

Presiden Kenya itu, yang berada di bandar udara yang terbakar untuk memeriksa kemajuan sejauh ini dalam upaya mengembalikan bandar udara paling sibuk di Sub-Sahara Afrika tersebut kepada operasi normal, mengatakan tak ada bukti mengenai ledakan atau bahan peledak.

"Ini hanyalah kebakaran yang berubah jadi buruk. Para penyelidik ingin mengetahui secara pasti apa yang penyebabnya. Mereka ingin mengetahui siapa yang bertanggung-jawab dan mengapa. Jika ada orang yang menjadi pelaku, termasuk kelalaian, mereka akan ditangani dengan penerapan hukum penuh," kata Kenyatta sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi.

JKIA adalah pusat penerbangan paling besar di Afrika Timur dan kebakaran tersebut mengganggu lalu lintas udara di seluruh benua itu. Tak ada korban cedera serius yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut, yang terjadi bersamaan dengan peringatan ke-15 pemboman Kedutaan Besar AS di Nairobi.

Pernyataan Kenyatta disampaikan saat dua ahli kebakaran militer AS tiba di Nairobi untuk membantu penyelidikan. Washington juga menyediakan alat imigrasi guna membantu memulihkan layanan reguler internasional di JKIA.

Selain itu, personel dari Kedutaan Besar AS di Nairobi berada di lokasi untuk membantu pemerintah Kenya dalam penyelidikan awal mengenai penyebab kebakaran tersebut.

Para penyelidik dilaporkan sedang meneliti gambar dari kamera televisi untuk memeriksa peristiwa sebelum dan setelah api berkobar, sebagai bagian dari penyelidikan tersebut.

Belum jelas apakah seluruh peristiwa terekam oleh kamera keamanan tapi beberapa saksi mata mengatakan "ledakan tidak terlalu kuat atau keras". Ada dugaan ledakan itu disebabkan oleh alat penyejuk udara.

Kenyatta juga meneliti layanan bencana nasional dan membentuk satu lembaga koordinasi yang bertugas selama bencana.

Ia menyatakan semua lembaga keamanan yang bertugas di dalam bandar udara juga akan berada di bawah satu komando seorang perwira senior yang akan segera bertugas. (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

3000 Aparat Amankan Daerah Rawan Macet

PERSPEKTIF

Puasa dan Piala Dunia 2014

A.R. Loebis Oleh: A.R. Loebis

Babak penyisihan grup Piala Dunia 2014 di Brazil sudah selesai digelar dan ada hikmahnya bagi pemain Iran dan Bosnia-Herzegovina yang tidak lolos ke..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Internasional - 23/07/2014 08:30 WIB WIB

Loew Tetap Tangani Jerman sampai Piala Eropa 2016..


Internasional - 23/07/2014 07:29 WIB WIB

Manchester United Siap Pecahkan Rekor Transfer..