Berita harian sumbar terkini update terlengkap

pt Angkasa Pura
Berita

Nusantara - 07/04/2014 06:34 WIB

Legislator: Penembak di Perbatasan RI-PNG Separatis

Jayapura, (Antara Sumbar) - Anggota Komisi I DPR RI Yorrys Raweyai berpendapat bahwa penembakan dan pengibaran bendera di Skouw-Wutung perbatasan RI-PNG dilakukan kelompok separatis bersenjata.

"Kalau menurut laporan yang saya terima ini kelompok sempalan, bukan Wenda. Karena Wenda tidak pernah instruksikan itu," kata Yorrys Raweyai menjawab pertanyaan Antara terkait dengan penembakan di perbatasan RI-PNG, Minggu.

Pelaku penembakan itu, kata Yorrys, merupakan kelompok baru. "Ini kelompok baru, sempalan-sempalan. Mereka berjumlah sekitar dua hingga 30 orang, cuma mereka punya senjata tapi, bukan rakitan," katanya.

Apalagi, kata Yorrys, penembakan di Skouw-Wutung menggunakan motif mengibarkan bendera Bintang Kejora dan dua bendera hitam lainnya di kiri-kanan di daerah itu. "Ini kan motif menjebak. Ada dua orang yang terkena serpihan, Pak Kapolres Jayapura Kota dan satu tentara," katanya.

"Ini membuktikan bahwa mereka sengaja bermain di perbatasan untuk menjebak. Sebelum ini tidak ada kontak kan. Mereka hanya mancing saja. Jadi saat Pak Kapolres Jayapura Kota mau ambil gambar langsung disikat, kena serpihan kaca dan kaki kanan kena tembak," katanya.

Yorrys mengatakan penembakan itu juga bisa disebut sebagai kriminal bersenjata. "Menurut saya ini tindakan kriminal bersenjata, dan mengganggu keamanan dan saat ini (Pemilu Legislatif) hajatan nasional, tidak ada yang boleh ganggu ini. Memprovokasi masyarakat untuk tidak mencoblos tidak boleh," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Sabtu (5/4) pagi di Skouw-Wutung, perbatasan RI-PNG, telah terjadi pengibaran bendera bintang kejora oleh kelompok kriminal bersenjata. Mereka juga terlibat tembak-menembak dengan aparat keamanan TNI/Polri sehingga menyebabkan Kapolres Jayapura Kota Alfred Papare kena serpihan kaca dan luka tembak di kaki kanan. Dan di pihak TNI, ada seorang tentara yang juga kena tembak. (*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Tiga Rahasia Tiongkok

Oleh: GNC Aryani

"Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri China". Peribahasa itu cukup popular di publik Indonesia untuk menggambarkan bahwa belajar tidak mengenal batas..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nusantara - Hari ini, jam 06:29 WIB WIB

Pusamania Borneo FC Juara Divisi Utama..


Nusantara - Hari ini, jam 06:25 WIB WIB

Pencetakan e- KTP Pekanbaru Ditunda..