Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita Duka
Berita

Bukittinggi - 18/02/2013 08:29 WIB

Keluarga Minta Tersangka Pembunuh Dihukum Berat

Bukittinggi, (Antara Sumbar) - Keluarga almarhum Masrizal (52), korban pembunuhan di depan Gereja Jalan Sudirman, Bukittinggi, Sabtu lalu, meminta penegak hukum agar menjatuhkan hukuman berat pada tersangka.

"Kami sangat berterima kasih atas penangkapan tersangka oleh aparat Polisi. Namun, kami berharap tersangka dihukum berat," kata Andi (30), salah seorang anak almarhum kepada wartawan di Bukittinggi, Senin.

Dia mengaku, tidak menyangka kepergian almarhum terjadi begitu cepat, karena selain dinilai baik juga sangat dekat dengan seluruh keluarga, terutama sekali kepada keponakannya.

"Kepada seluruh keponakannya almarhum sangat dekat sehingga kepergian almarhum menimbulkan duka yang dalam," dia berharap.

Ia meminta kepada wartawan supaya melakukan pengawalan dalam proses hukum tersangka, mulai dari proses penyidikan polisi hingga ke Kejaksaan, serta sampai pada proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN).

"Kami berharap wartawan melakukan pengawalan dalam proses hukum tersangka, sehingga hukuman dijatuhi kepada tersangka itu tidak kurang dari 20 tahun penjara," katanya.

Kepolres Kota Bukittinggi Eko Nugrohadi didampingi Kasat Reskrim Frangky M. Monathen menyebutkan, pihaknya menjerat tersangka dengan pasal 340 jo pasal 338 jo pasal 351 ayat (3) dengan ancaman penjara di atas 20 tahun.

Dia menyebutkan, tersangka EGP (24) ditangkap di rumah istrinya di daerah Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Minggu (17/2), sekitar pukul 17.30 WIB.

Menurut dia, penangkapan dilakukan setelah beberapa menit tersangka telah melangsungkan pernikahan dengan Mega Mustika (22).

"Penangkapan dilakukan usai doa bersama seusai pelaku ijab kabul. Saat penangkapan pelaku tidak melawan. Dari tangan pelaku berhasil diamankan pisau yang digunakan membunuh korban, serta baju dan celana pendek levis masih berlumuran darah," katanya.

Dia menyebutkan, motif pembunuhan yang dilakukan pelaku yang kost di Jenjang Gudang, Kota Bukittinggi tersebut atas rasa sakit hati.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Sabtu (16/2), sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu tersangka mendatangi kedai Masrizal (korban).

Sementara informasi didapatkan pewarta ANTARA dilapangan menyebutkan bahwa pada waktu itu tersangka mencari Reza, yang merupakan bosnya sewaktu masih berkerja sebagai anggota orgen tunggal, guna meminta uang untuk biaya pernikahan.

Tersangka yang datang memanggil korban dengan logat yang tidak menyenangkan itu disuruh korban pergi, yang sebelumnya sempat disuruh masuk ke kedainya.

Karena tersangka tak juga masuk ke kedainya, lantas korban menghampirinya yang berada di luar kedai korban. Tidak lama kemudian, korban kembali masuk ke kedainya. Baru saja masuk ke kedainya, korban terjatuh sambil bersimbah darah.

Istri korban As (50) melihat suaminya terjatuh berlumuran darah itu menjerit sambil menyebutkan kalau suaminya telah ditusuk orang.

Warga yang mengetahui kejadian langsung membawa korban ke Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi. Korban sempat mendapat perawatan dari pihak medis sumah sakit setempat, dan akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 00.15 WIB, Minggu (17/2).

Polisi yang mendapat informasi atas kejadian tersebut langsung menuju tempat kejadian peristiwa (TKP) guna melakukan indentifikasi. Setelah 17 jam pascapembunuhan, polisi berhasil menangkap tersangka yang merupakan warga Bengkulu tersebut. (*/ham/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Bukittinggi - 21/09/2014 07:52 WIB WIB

Warga Bukittinggi Gembira Hujan Hilangkan Kabut..


Bukittinggi - 06/09/2014 04:39 WIB WIB

Fasli: Puncak Bonus Demografi Indonesia Tahun 2028..