Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita

Kab. Solok Selatan - 30/05/2010 12:25 WIB

Harga Komiditi Perkebunan Stabil di Solsel

Berita lainnya Baca juga

Solok Selatan, (Antara Sumbar) - Harga beberapa komoditi perkebunan di Solok Selatan, seperti kulit manis (cassiavera), kapulaga (gardamungu) dan pinang kering masih stabil dalam beberapa bulan ini.

Menurut seorang pengumpul rempah-rempah di Nagari Koto Baru, Sungai Pagu, H. Masturi (48), Minggu (30/5), harga kulit manis kualitas bagus (A Double) mencapai Rp8.000 per kilogram.

Sementara harga kulit manis kualitas sedang (asalan) Rp6.000-Rp6.500 per kilogram dan kulit manis kualitas rendah (KF) Rp5.000 per kilogram.

Kendati harga stabil, ungkap pengumpul rempah-rempah yang menjalani profesinya hampir 10 tahun ini, pasokan dari petani sedikit menurun di banding bulan-bulan sebelumnya.

Menurut dia, hal ini disebabkan para petani lebih cenderung memanen kopi.

"Petani di Solsel tidak fokus pada satu tanaman saja. Selain menanam kulit manis, mereka juga menanam kopi. Karena sekarang sedang musim kopi, mereka lebih tertarik memanen kopi dulu daripada kulit manis," tuturnya.

Ditambahkannya, penggantian tanaman dari kulit manis ke tanaman karet yang dilakukan sebagian besar petani di Solsel juga berdampak pada pasokan kulit manis.

Data Dinas Kehutanan dan Perkebunan Solsel, luas tanaman kulit manis di Solsel memang terus menurun. Tahun 2006 luas tanaman kulit manis 2.905 hektar dengan panen kulit manis kering 1.381 ton per tahun.

Lalu tahun 2007 sebanyak 2.309 hektar dengan jumlah panen 1.208 ton per tahun dan di tahun 2008 seluas 2.124 hektar dengan jumlah panen kulit manis kering 995 ton per tahun.

Dalam hitungan petani, kata Masturi, tanaman karet lebih menjanjikan ketimbang kulit manis.

"Untuk panen kulit manis petani harus menunggu hingga sepuluh bahkan belasan tahun, sementara karet bisa lima-enam tahun. Panen karet bisa dilakukan setiap minggu sedangkan kulit sekali panen saja," demikian Masturi.

Perbandingan pasokan kulit manis sekitar lima-enam tahun lalu dengan sekarang, kata Masturi, tiga berbanding satu. "Kalau dulu dalam seminggu saya bisa dapat tiga ton, sekarang hanya satu ton," ia mencontohkan.

Sedangkan harga pinang kering, kata dia, Rp3.200 per kilogram, kapulaga kering Rp40.000 per kilogram dan kapulaga basah Rp7.000 per kilogram. (jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

3000 Aparat Amankan Daerah Rawan Macet

PERSPEKTIF

Puasa dan Piala Dunia 2014

A.R. Loebis Oleh: A.R. Loebis

Babak penyisihan grup Piala Dunia 2014 di Brazil sudah selesai digelar dan ada hikmahnya bagi pemain Iran dan Bosnia-Herzegovina yang tidak lolos ke..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Kab. Solok Selatan - 24/07/2014 02:19 WIB WIB

Pemudik Waspadai Pasar Tumpah Solok Selatan..


Kab. Solok Selatan - 24/07/2014 02:13 WIB WIB

Polisi Imbau Pemudik Waspadai Pasar Tumpah..