Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita

Kab. Solok Selatan - 18/08/2012 03:30 WIB

Harga Daging Naik, Masyarakat Solsel Beli Patungan

Ilustrasi. (ANTARA)

Ilustrasi. (ANTARA)

Padang Aro, Sumbar, (Antara Sumbar) - Masyarakat Solok Selatan, Sumatera Barat membeli kepala sapi secara patungan dalam menyiasati naiknya harga daging sapi mendekati Lebaran.

"Naiknya harga daging menjelang Lebaran membuat kami harus menyiasati agar mampu membeli daging. Biasanya kami membeli kepala sapi dengan patungan agar sedikit ringan," kata salah seorang warga Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan, Nurhayati (51), Sabtu.

Pada H-1 Lebaran kali ini, Nurhayati membeli kepala sapi secara patungan dengan sepupunya. Dia membeli satu kepala sapi dengan harga Rp250 ribu dengan perolehan daging bersih sekitar 5 kilogram.

"Lumayan, masing-masing kami mendapat 2,5 kilogram daging. Itu belum termasuk tulang yang bisa dimasak sop," katanya.

Dia menyebutkan, harga daging sapi di Solok Selatan H-1 Lebaran mencapai Rp80.000 per kilogram dari sebelumnya Rp70.000 per kilogram. Dengan patungan, setidaknya dia mampu menghemat uang Rp75.000 dengan kebutuhan daging sapi 2,5 kilogram.

"Patungan seperti ini sering kami lakukan menjelang Lebaran dimana saat-saat harga daging sapi melonjak," ujar dia.

Untuk mendapatkan kepala sapi tersebut, dia harus berburu dengan warga lainnya. Biasanya mereka membeli di tempat pemotongan sapi selepas shalat Subuh.

"Untuk mendapatkan kepala sapi ini kami harus berangkat pagi-pagi ke tempat pemotongan sapi milik pedagang daging. Kalau siang sedikit, kami pasti tidak akan memperolehnya karena banyak yang berminat," terangnya.

Dia menambahkan, harga kepala sapi beragam sesuai dengan ukurannya. Untuk satu kepala sapi ada yang mencapai Rp400.000. "Tergantung pintar-pintar kita menawar," ujarnya.

Warga Pasir Talang lainnya, Halimah (45), membeli satu kepala sapi dengan harga Rp350.000 dengan perolehan daging bersih mencapai 8 kilogram.

"Memang sedikit repot karena kepala sapi yang kami beli masih utuh, beli dibersihkan. Tapi, setidaknya kami bisa berhemat dibanding beli daging langsung," katanya.

Halimah patungan membeli kepala sapi dengan tetangganya, Ita.

Dia menyebutkan, selain untuk sop, daging tersebut untuk dimasak rendang saat kenduri Lebaran yang selalu digelar setelah Shalat Ied.

"Kami di Solok Selatan masih memang adat kenduri saat Lebaran sebagai bentuk syukur karena mampu menjalankan ibadah selama Ramadhan," katanya.

Menurut dia, rendang merupakan makanan yang wajib ada saat kenduri tersebut. "Jika tak ada rendang, seolah masih ada yang kurang," katanya. (*)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

202 Daerah Bakal Pemilu Kada Serentak 2015

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Kab. Solok Selatan - Hari ini, jam 10:31 WIB WIB

Kapolres: Oknum Aparat Beking "Illegal..


Kab. Solok Selatan - Hari ini, jam 10:23 WIB WIB

Polres Solok Selatan Tahan Tujuh Pekerja Asing..