Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita

Kab. Pasaman - 13/01/2013 01:30 WIB

Pemkab Pasaman Bentuk Tim Dampingi Pengelolaan HKM

Kepala Dinas Kehutanan Pasaman Yozarwardi (kiri) melakukan perjalanan bersama tim ke

Kepala Dinas Kehutanan Pasaman Yozarwardi (kiri) melakukan perjalanan bersama tim ke kawasan terpencil jorong V Pertemuan Nagari Sungai Lolo Kecamatan Mapattunggul Sekatan.

Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat membentuk tim untuk mendampingi masyarakat kawasan terpencil dalam memanfaatkan kawasan hutan kemasyarakatan (HKM) tanpa merusak sehingga kelestariannya tetap terjaga.

"Hutan kemasyarakatan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatan kesejahteraannya dengan catatan tidak boleh melakukan penebangan pepohon," kata Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Pasaman, Yozarwardi, di Lubuk Sikaping, Minggu.

Menurut dia, pihaknya juga akan memfasilitasi masyarakat terpencil dalam menyediakan bibit unggul pohon produktif seprti karet, durian, mahoni dan lainnya bagi kelompok bibit rakyat (KBR) yang telah dibentuk untuk dapat ditanam pada lokasi yang telah disepakati.

"Kita telah membentuk beberapa KBR di sejumlah nagari (desa adat) termasuk kawasan terpencil seperti di Sungai Lolo Kecamatan Mapattunggul Selatan," ujar dia.

Dia menambahkan, disamping melakukan pembimbingan terhadap masyarakat, Dinas Kehutanan juga langsung melakukan pendataan dan menindaklanjuti terkait kawasan hutan lindung yang akan diusulkan untuk dikelurkan izin menjadi HKM.

"Tentu saja kita butuh survei dan melakukan validasi data agar sesuai dengan kebutuhan, sehingga tidak terjadi kekeliruan pada saat Kementrian Kehutanan RI akan turun langsung ke kawasan hutan daerah terpencil di Pasaman pada tahun ini," kata dia.

Disamping itu, tim yang diturunkan sebanyak sembilan personel polisi hutan tersebut juga meninjau potensi rotan di Pasaman yang dapat diambil hasilnya sebagai alternatif mata pencaharian masyarakat dalam menunjang perekonomian terutama pada saat musim hujan.

"Sebagai masyarakat yang berada di kawasan terpencil seperti Nagari Muaro Sungai Lolo, sebagian besar berprofesi sebagai petani gambir dan karet. Jadi, apabila musim hujan datang maka aktivitas penyadapan karet tidak lancar karena hasilnya akan hanyut bersama air," ujarnya.

Tokoh masyarakat terpencil Jorong V Pertemuan Nagari Sungai Lolo Kecamatan Mapattunggul Selatan Idris Datuak Bagindo Bosar menyambut baik berbagai program dan kegiatan yang telah disosialisasikan oleh Dinas Kehutanan Pasaman.

Sebagai seorang "ninik mamak" atau kepala suku di kawasan tersebut, dirinya mengaku akan turut mengambil bagian dalam mengarahkan anak kemenakannya untuk bertanam pepohonan produktif pada kawasan yang sudah diberikan izin tersebut.

"Kalau niatnya baik, tentu kami juga mendukungnya karena akan bermanfaat bagi masyarakat untuk bekal menghidupi anak-anak mereka," kata dia. (**/zik/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

KPU Padang Fokus Tahapan Pilpres

PERSPEKTIF

Masyarakat Tunggu Janji Parpol

Oleh: Ahmad Buchori

Pembangunan ekonomi Indonesia ke depan sepertinya bakal menghadapi sejumlah tantangan berat, sehingga keseriusan dan fokus penyelenggara negara..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Kab. Pasaman - 18/02/2014 12:59 WIB WIB

Bupati : Pasaman Butuh Investor Pabrik Pakan Ikan..


Kab. Pasaman - 18/02/2014 12:42 WIB WIB

65 Persen Masyarakat Pasaman Telah Masuk JKN..