Berita harian sumbar terkini update terlengkap

pt Angkasa Pura
Berita

Provinsi - 02/05/2013 07:52 WIB

Gubernur Sumbar Lakukan Gerakan Tanam Padi Serentak

Irwan Prayitno

Irwan Prayitno

Padang, (Antara Sumbar) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno melakukan gerakan tanam padi serentak di lahan sawah kelompok tani Ranah Pulai Palangki, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung, menyusul keberhasilan produksi sebesar 11,2 ton per hektare.

Gerakan tanam padi serentak dilakukan gubernur didampingi Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, di Ranah Pulai Palangki Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung, Rabu sore.

Hadir dalam kesempatan Kadis Pertanian Sumbar Djoni, Kadis PSDA, Kadis Pendidikan, Kadis Perikanan, Kabiro Humasprov, Kabiro Perekonomian, serta beberapa kepala SKPD dilingkungan Pemkab Sijunjung.

Gubernur menyampaikan rasa bangga dan senang dengan hasil panen padi Kelompok Tani Ranah Pulai Palangki yang telah mencapai 11,2 ton/hektare.

Produksi ini telah memecahkan rekor tertinggi produksi padi di Sumbar, karena di Kabupaten Padang Pariaman baru mencapai 9,2 ton/hektare baru-baru ini.

Hal ini menandakan keberhasilan program tanam padi sabatang di Sumatera Barat, sehingga menuai sukses dalam meningkatkan pendapatan petani.

Peningkatan produksi padi juga terjadi dibeberapa daerah, di antaranya Kabupaten Tanah Datar sebanyak 8,7 ton/ha, di Payakumbuh 7,8 ton/ha, di Pasaman Barat 8,2 ton/ha dan di Kota Padang 5,7 ton per hektare.

Menurut dia, meningkat hasil produksi sawah petani menunjukan program Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) dan Gerakan Pensejahteraan Petani (GPP) memberikan energi baru untuk memajukan masyarakat yang lebih dari 60 persen sebagai petani.

Terjadinya peningkatan produksi tersebut, mudah-mudah target 800.000 ton beras bagi Sumbar dapat dicapai secara baik dan sukses, guna mendukung program nasional swasembada beras 10 juta ton.

"Untuk sukses tersebut, sangat disadari begitu beratnya merubah pola tanam para petani yang telah terbisa dengan memakai pupuk an organik yang ingin hasil cepat, tetapi memiliki risiko terhadap kondisi tanah," ujarnya.

Oleh karena itu, keberhasilan yang dilakukan kelompok tani di Ranah Pulai Palangki, Sijunjung diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat di daerah lainnya, agar kembali memakai pupuk organik secara berkesinambungan.

Irwan mengatakan, dengan menggunakan pupuk organik banyak hal yang dapat dilakukan tumpang sari, baik berternak ikan, belut sehingga pendapatan petani bertambah.

Menggunakan pupuk organik juga memberikan manfaat terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan menjadi baik.

Gubernur mengimbau petani di Sijunjung khususnya dan Sumbar pad umumnya agar tidak membakar jerami, karena dapat mengurangi pemakaian pupuk dan memudahkan tanah pertanian untuk terus berproduksi secara baik dan alami.

Dalam kesempatan itu, gubernur juga menyerahkan bantuan peralatan dan dukungan dana kepada kelompok tani di Kabupaten Sijunjung. (*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Tiga Rahasia Tiongkok

Oleh: GNC Aryani

"Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri China". Peribahasa itu cukup popular di publik Indonesia untuk menggambarkan bahwa belajar tidak mengenal batas..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Provinsi - Hari ini, jam 08:01 WIB WIB

Hakim: Ketidaktahuan Staf Bisa Rugikan Negara..


Provinsi - Hari ini, jam 07:46 WIB WIB

Saksi Korupsi Makan Minum DPRD Padangpariaman..