Berita harian sumbar terkini update terlengkap

pt Angkasa Pura
Internasional - 22/05/2013 08:27 WIB

Hizbullah Kirim Pejuang Baru ke Suriah

Damaskus, (Antara/AFP) - Para pejuang elit Hizbullah dikerahkan di perbatasan dari Lebanon ke Suriah pada Selasa guna memperkuat pasukan rezim Suriah yang berjuang untuk merebut kembali benteng pemberontak utama Qusayr.

Washington mengutuk intervensi langsung Hizbullah di pihak
rezim Presiden Bashar al-Assad dan para diplomat mengatakan Uni Eropa siap untuk menempatkan sayap militer kelompok garis keras Syiah itu di dalam daftar hitam terornya.

Secara terpisah, pasukan Israel dan Suriah saling membalas tembakan di Dataran Tinggi Golan.

Tentara Suriah mengatakan telah menghancurkan sebuah kendaraan militer Israel yang melintasi garis gencatan senjata, namun klaim itu ditolak oleh Israel yang tetap memperingatkan Damaskus atas "Konsekuensi" jika ada tembakan lebih lanjut dari sisi Suriah.

Di provinsi tengah Homs, para pejuang Hizbullah dilaporkan memimpin pertempuran untuk merebut kembali Qusayr, tiga hari setelah rezim Suriah mulai menyerang untuk mendapatkan kembali kendali kota itu.

"Ini jelas Hizbullah memimpin serangan," kata Direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia Rami Abdel Rahman kepada AFP. Dia menambahkan bahwa pesawat pemerintah menekan pemboman dan "banyak kota kini hancur."

Sebuah sumber yang dekat dengan Hizbullah mengatakan kepada AFP bahwa kelompok itu "telah mengirimkan pasukan elit baru ke Qusayr ".

Saluran TV Hizbullah menyiarkan gambar pemakaman lima pejuang yang tewas dalam melaksanakan "tugas jihad" mereka.

Observatory mengatakan lebih dari 100 orang telah tewas di Qusayr sejak pertempuran dimulai pada Ahad, termasuk 31 pejuang Hizbullah, 70 pemberontak dan sembilan tentara.

Abdel Rahman menggambarkan respon pemberontak untuk serangan di Qusayr sebagai "sengit," tetapi menyatakan keprihatinan atas nasib sekitar 25.000 warga sipil yang terperangkap.

Surat kabar pro-rezim Al-Watan mengatakan loyalis telah menguasai semua bangunan resmi Qusayr dan "mengibarkan bendera Suriah" di atas mereka.

Washington mengutuk peran Hizbullah.

"Pendudukan Hizbullah di desa-desa di Suriah dan dukungan untuk rezim oleh milisi pro-Assad memperparah dan mengobarkan ketegangan sektarian regional serta melanggengkan kampanye rezim teror terhadap rakyat Suriah," kata Juru bicara Gedung Putih Jay Carney.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri senior mengatakan ada juga bukti adanya peran Iran bersama pasukan Bashar di sekitar Qusayr.

Kota ini adalah hadiah strategis seperti terletak di jalan raya utama antara Damaskus dan pantai Mediterania, dan juga mengontrol rute pasokan pemberontak dari pelabuhan Sunni Muslim Tripoli di negara tetangga Lebanon. (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Tiga Rahasia Tiongkok

Oleh: GNC Aryani

"Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri China". Peribahasa itu cukup popular di publik Indonesia untuk menggambarkan bahwa belajar tidak mengenal batas..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Internasional - Hari ini, jam 11:16 WIB WIB

PBB Ingin Perpanjang Pengiriman Bantuan ke Suriah..


Internasional - Hari ini, jam 11:15 WIB WIB

Sudan Minta Unamid Tutup Kantor HAM di Khartoum..