Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Internasional - 01/01/2014 04:54 WIB

Kemenangan Diplomatik Suriah Berkat Dukungan Rusia, China dan Iran

Damaskus, (Antara/AFP) - Pemerintah Suriah meraih sejumlah kemenangan penting diplomatik berkat dukungan sekutu-sekutunya termasuk Rusia, Iran dan China, kata Perdana Menteri Wael al-Halqi, Selasa.

"Hubungan antara Suriah dan Iran kuat dan kokoh, serta hubungan dengan negara-negara sahabat lainnya termasuk negara-negara anggota BRIC," katanya mengacu pada Brazil, Rusia, India dan China.

Halqi mengeluarkan pernyataan-pernyataan itu dalam sidang akhir parlemen tahun 2013.

PM Suriah itu tidak menyebut tentang veto-veto Rusia dan China pada resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengecam pemerintah Suriah.

"Dengan sikap seperti itu, Suriah meraih kemenangan diplomatik dalam periode sebelumnya," kata Halqi.

Tanpa dukungan ini,"situasi akan berbeda, termasuk tekanan lebih kuat dan agresi terhadap Suriah."

Ia mengacu pada ancaman serangan-serangan militer AS terhadap Suriah sebagai balasan bagi serangan senjata-senjata kimia yang mematikan dekat Damaskus pada Agustus.

Tetapi aksi militer itu tidak perah dilaksanakan setelah AS dan Rusia mencapai satu kesepakatan bersejarah mengenai pemusnahan senjata kimia Suriah yang ditetapkan dalam satu resolusi Dewan Keamanan PBB.

"Keputusan bersejarah dan paling penting adalah keputusan Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk melaksanakan Konvensi Senjata Kimia," kata Halqi, dan menambahkan bahwa Suriah telah menghindari agresi tertentu.

"Dukungan dari negara-negara sahabat di dunia yang dipimpin Rusia,China dan Iran memungkinkan kita mencapai satu perjanjian mengenai pemusnahan (industri) senjata-senjata) kimia."

Dia mengharapkan bahwa ini akan memungkinkan Suriah memperoleh kemenangan-kemenangan serupa pada masa depan, termasuk dalam konferensi perdamaian yang menurut rencana akan diselenggarakan di Swiss pada 22 Januari.

Di medan tempur, Halqi mengatakan ia mengharapkan satu kemenangan penting bagi pemerintah Presiden Bashar.

Kelompok pemantau Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) Selasa mengatakan lebih dari 130.000 orang tewas dalam konflik yang meletus sejak Maret 2011. (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

3000 Aparat Amankan Daerah Rawan Macet

PERSPEKTIF

Puasa dan Piala Dunia 2014

A.R. Loebis Oleh: A.R. Loebis

Babak penyisihan grup Piala Dunia 2014 di Brazil sudah selesai digelar dan ada hikmahnya bagi pemain Iran dan Bosnia-Herzegovina yang tidak lolos ke..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Internasional - Hari ini, jam 02:13 WIB WIB

Harga Minyak Berbalik Lebih Rendah di Asia..


Internasional - Hari ini, jam 02:05 WIB WIB

Hayono: Demokrat Belum Tentukan Sikap Setelah..