Berita harian sumbar terkini update terlengkap

pt Angkasa Pura
Berita

Kab. Agam - 05/07/2013 08:03 WIB

Kapolres Agam: Massa di AMP II Terkendali

Asep Ruswanda

Asep Ruswanda

Lubukbasung, Sumbar, (Antara Sumbar) - Kapolres Agam AKBP Asep Ruswanda mengatakan, kondisi massa dari masyarakat Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari aman dan terkendali pasca-menduduki lahan AMP II akibat tuntutan mereka tidak dikabulkan PT Agro Masang Perkasa (AMP) Plantation.

"Ini berdasarkan laporan dari anggota yang berjaga di lokasi AMP II," kata Asep Ruswanda di Lubukbasung, Jumat.

Saat ini, masyarakat Nagari Bawan masih berada di lokasi perkebunan dengan mendirikan tenda-tenda.

Agar tidak terjadi bentrok antara masyarakat dengan pekerja kebun, anggota Polres Agam melakukan penyuluhan, patroli dialogis dan pengamanan dengan menurunkan sebanyak 200 personil untuk berjaga-jaga dilokasi lahan dan kantor PT AMP Plantation.

Pihaknya juga stembaikan anggota Brimob Polda Sumbar beserta peralatan huru hara di Mako Polres Agam.

"Kita akan menurunkan mereka apabila masyarakat melakukan tindakan yang tidak kita inginkan," kata Asep Ruswanda.

Namun, pihaknya menghimbau agar masyarakat menahan diri sampai masalah ini bisa diselesaikan dan tuntutan 654 hektare dikembalikan ke masyarakat.

Asep mengakui, permasalahan ini telah dibahas oleh Muspida Plus Kabupaten Agam, Rabu (3/7) malam dengan membentuk tim dengan melibatkan Pemkab Agam, Polres Agam, Kodim 0304 Agam, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Agam.

"Ketua tim ini Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Syafirman dan kita berharap dalam waktu dekat tim ini bisa menyelesaikan permasalahan tersebut," katanya.
Sebelumnya, sekitar ribuan masyarakat Nagari Bawan melakukan unjukrasa di kantor PT AMP Plantation untuk menuntut agar perusahaan menyerahkan plasma seluas 654 hektare.

Unjukrasa tersebut nyaris bentrok dengan anggota Polres Agam dan menghancurkan pagar dan pot bunga milik perusahaan tersebut. Kesal tuntutan tidak dikabuli, ribuan masyarakat menduduki lahan AMP II dan menghentikan aktifitas panen kelapa sawit sampai tuntutan mereka dikabuli. (ari)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Tiga Rahasia Tiongkok

Oleh: GNC Aryani

"Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri China". Peribahasa itu cukup popular di publik Indonesia untuk menggambarkan bahwa belajar tidak mengenal batas..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Kab. Agam - Hari ini, jam 04:12 WIB WIB

Sembilan Titik Tanah Longsor dan Banjir di Agam..


Kab. Agam - Hari ini, jam 03:26 WIB WIB

Dua Warga Malalak Terseret Arus Batang Talago..