Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita Duka
Berita

Kab. Lima Puluh Kota - 08/02/2014 02:26 WIB

Petani Diajak Gunakan Pestisida Alami Lokal

Sarilamak, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota mengajak para petani setempat untuk menggunakan pestisida alami temuan putra daerah untuk menghemat biaya serta pemakaian yang praktis.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Limapuluh Kota Zulhikmi di Sarilamak, Sabtu, mengatakan, dikala mahalnya biaya produksi pertanian saat ini sehingga pestisida yang diciptakan Martawela dari Kecamatan Pangkalan ini bisa menjadi sebuah solusi untuk mengusir hama dari tanaman.

"Selain tidak membahayakan bagi manusia, temuan alamiah ini sangat bagus untuk dipraktikan oleh para petani di berbagai macam tanaman yang sedang digarap," katanya.

Ia mengatakan, temuan dari salah seorang pemudi berbakat di daerah Limapuluh Kota ini memang belum begitu tersosialisasi di kalangan petani.

Namun, bagi masyarakat yang kiranya sudah mulai tahu dianjurkan untuk mencobanya menyusul pemakaian yang cukup praktis dan hasil yang bagus serta bermanfaat bagi pemakai.

"Paling tidak, penggunaan pestisida ini bisa dimulai dari warga sekitar penemu ini. Diharapkan lama-kelamaan dapat diketahui oleh para petani di kawasan lainnya," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemuda Disporabudpar Limapuluh Kota Anhar menambahkan, pestisida temuan lulusan SMK Pangkalan ini terbuat dari bahan yang sangat alami seperti daun sirih, gambir, jahe dan lainnya.

Setiap ramuan dalam takaran tertentu itu direbus dan nanti airnya yang akan disemprotkan dengan pompa ke sekitar tumbuh-tumbuhan petani.

Berdasarkan dari uji coba yang dilakukan pada laboratorium, katanya, memang menunjukkan hasil yang bagus untuk mengusir hama dari berbagai tanaman.

"Tak heran, penemuan ini pada tahun kemarin menjadi utusan kami ke tingkat nasional setelah berhasil meraih juara satu di tingkat Sumbar dalam penilaian pemuda berbakat dalam bidang teknologi tepat guna," katanya.

Ia mengatakan, meskipun belum berhasil mendapatkan peringkat terbaik di ajang nasional, namun penemuan ini bukan berarti kurang bagus dibandingkan yang lainnya.

Hanya saja tingkat sosialisasi yang belum menyebar sehingga masyarakat juga belum begitu yakin dan mengenali temuan ini.

"Kami hanya kalah dari tingkat sosialisi, kalau mutu dan kualitas temuan pemuda ini cukup bagus menurut penilaian nasional," katanya. (*/zik/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Kab. Lima Puluh Kota - 29/09/2014 07:00 WIB WIB

DPRD Limapuluh Kota Siap Jalankan UU Pilkada..


Kab. Lima Puluh Kota - 25/09/2014 11:03 WIB WIB

Penyuluh KB Sangat Berperan Kendalikan..