Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita Duka
Berita

Kab. Padang Pariaman - 22/05/2013 11:55 WIB

Padangpariaman Bertekad Bebas Filariasis

Ilustrasi. (Antara)

Ilustrasi. (Antara)

Padangpariaman, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, bertekad bebas dari penyakit filariasis atau kaki gajah sebelum tahun 2020.

"Tahun 2020 ditargetkan di seluruh dunia tidak akan lagi ada penderita penyakit ini, tapi Padangpariaman tanpa perlu menunggu 2020 akan mewujudkan itu," kata Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni di Padangpariaman, Rabu.

Menurut Bupati, sebagai daerah yang endemis, pihaknya prihatin sekali melihat para penderita kronis yang kehilangan produktivitas, serta akan memberatkan perekonomian keluarga.

"Karena itu, marilah kita bersama-sama mewujudkan Padangpariaman Bebas Filariasis, kalau bisa secepatnya, tanpa perlu menunggu 2020," katanya.

Ia juga menegaskan, semua aparatur pemerintah daerah harus terus bekerjasama mewujudkan Padangpariaman bebas Filariasis.

Ali Mukhni menjelaskan, penyakit kaki gajah merupakan penyakit infeksi yang termasuk kategori "new emerging diseases" atau penyakit dengan gejala penyebaran yang sangat cepat.

Berdasarkan data WHO, katanya, sudah sekitar 120 juta penduduk di 80 negara yang terinfeksi penyakit ini.

Kurang lebih 10 juta dari penderita berada di Indonesia, dengan jumlah penderita kronis 6.500 orang, yang tersebar di 1.553 desa/nagari/kelurahan pada 231 kabupaten/kota di 26 Provinsi di Indonesia.

Sebagai upaya membebaskan dari penyakit kaki gajah, Pemkab melakukan sosialisasi Pengobatan Massal Filariasis Tahap I Tahun 2013 bagi aparatur Pemda terkait se-Kabupaten Padangpariaman.

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk menjalin sinergi antara berbagai pihak, serta menetapkan komitmen bersama dalam pelaksanaan pengobatan massal Filariasis.

Kepala Dinas Kesehatan Padangpariaman, dr. H. Zunirman menyatakan, penyakit filariasis harus ditanggapi dengan serius.

"Meskipun jumlah penderita kaki gajah/filariasis ini kelihatannya hanya 29 orang, tidak bisa dianggap sepele dan harus segera diambil tindakan untuk mencegahnya," jelasnya.

Maka itu, pihaknya melalui acara sosialisasi itu berharap komitmen serta kerjasama semua pihak untuk keberhasilan pengobatan massal bulan Juni mendatang. (**/goy/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Kab. Padang Pariaman - 30/09/2014 05:59 WIB WIB

Jamaah Syattariyah Padangpariaman Idul Adha Senin..


Kab. Padang Pariaman - 29/09/2014 07:15 WIB WIB

Bupati: Padangpariaman Keluar dari Daerah..