Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Bank Nagari
Berita

Kab. Padang Pariaman - 20/06/2013 08:00 WIB

Kayu Kelapa Olahan Padangpariaman Tembus Pasar Korea

Usaha kayu kelapa olahan di Kabupaten Padangpariaman, Sumbar. (antarasumbar/Wahdi

Usaha kayu kelapa olahan di Kabupaten Padangpariaman, Sumbar. (antarasumbar/Wahdi Septiawan/13)

Padangpariaman, (Antara Sumbar) - Produk kayu kelapa olahan dari Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat mampu menembus pasar ekspor Korea Selatan.

Pemilik usaha kayu, Erman, di Kampung Sagik, Nagari Limau Purut, Kecamatan V Koto Timur, Kamis mengatakan, produk kayu kelapa olahannya itu umumnya digunakan untuk menghadirkan kesan alami pada interior ataupun eksterior bangunan, seperti pada kusen, lemari, dan lantai.

"Sejauh ini kami sudah pasarkan ke beberapa daerah untuk wilayah Sumbar, Riau, dan beberapa daerah di Pulau Jawa, di antaranya Semarang. Sementara, untuk luar negeri, sudah dipasarkan ke Korea Selatan," kata dia.

Setiap bulannya, usaha kayu kelapa olahan desa yang berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat pemerintahan kabupaten itu telah mampu menghasilkan hingga 20 kubik per bulan.

"Dari 20 kubik per bulan itu, atau 60 kubik per tiga bulan, sebanyak 25 kubik di antaranya dikirim ke Korea Selatan. Karena, untuk ekspor cukup sekali tiga bulan," katanya.

Dia menambahkan, untuk setiap meter kubiknya, kayu olahan itu dijual seharga Rp1,4 juta untuk pasar domestik dan Rp2,5 juta untuk pasar ekspor.

Sementara itu, untuk jenis kayu kelapa yang masuk kategori layak ekspor, menurut Erman, adalah dari jenis kelapa super.

"Yang usianya di atas seratus tahun, dengan diameter di atas 20 sentimeter, dan dengan panjang di atas 30 meter," jelasnya.

Dia menambahkan, usaha kayu olahan yang dirintisnya sejak 2010 dan dengan jumlah pekerja sebanyak lima orang itu hingga saat ini masih aman dari kelangkaan bahan baku.

Berdasarkan data pemerintah kabupaten setempat, sekitar 41.543 hektare wilayah Kabupaten Padangpariaman merupakan areal tanam tanaman kelapa.

"Sejauh ini tidak ada kendala soal pengadaan bahan baku, kita masih banyak stok. Umumnya diambil di kabupaten, dan yang paling banyak, diambil di Padang Alai dan Sugai Geringging," ujarnya. (*/naa)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Ketika Android Merampas Anak-anak Kami

Try Reza Essra Oleh: Try Reza Essra

"(Saya) lebih suka main di rumah, main game di Android," ucap Rasya Prima (8) sambil memainkan permainan Candy Crush Saga di telepon pintar..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Kab. Padang Pariaman - 23/10/2014 07:33 WIB WIB

Padangpariaman Bagikan Beasiswa Rp1,2 Miliar..


Kab. Padang Pariaman - 22/10/2014 02:40 WIB WIB

Bupati Padangpariaman Blusukan dalam Proses..