Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Bank Nagari
Berita

Kab. Pasaman Barat - 21/02/2013 06:48 WIB

Petani Pasaman Barat Diminta Manfaatkan Resi Gudang

Simpang Ampek, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar meminta petanimemanfaatkan sistem resi gudang pertanian yang akan menampung hasil pertanian di daerah itu.

"Sistem resi gudang ini akan sangat membantu petani karena selain bisa meletakkan hasil pertanian juga nantinya Pemkab akan membeli hasil pertanian dengan standar tinggi jika harga dipasaran turun,"kata Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Yulrizal Baharin di Simpang Ampek, Kamis.

Dia mengatakan sudah saatnya petani memanfaatkan gudang ini karena melalui sistem resi gudang ini petani semakin sejahtera.

Menurutnya komoditi pertanian memang memiliki ciri khas. Selain berumur terbatas dan juga di panen pada waktu-waktu tertentu yang menyebabkan terjadinya fluktuasi harga yang sangat besar.

"Walaupun produktivitas tinggi dari musim ke musim, namun para petani di Pasaman Barat tidak menikmati hasilnya tapi malah kepedihan yang mereka rasakan dengan anjloknya harga jual. Untuk itu kita mencoba untuk mengatasinya dengan program resi gudang,"katanya.

Menurutnya, Pemkab Pasaman Barat telah dipercaya oleh pemerintah pusat untuk melaksanakan program sistim resi gudang. Melalui keputusan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dengan nomor, 26/BAPPETBTI/Kep SRG/SP/GD/12/2012 tanggal 28 Desember tahun 2012 lalu.

Keputusan itu dinyatakan tentang pemberian persetujuan sebagai gudang dalam sistim gudang terhadap gudang komoditi untuk menyimpan barang berupa komoditi, Jagung, Gabah dan beras.

"Persoalan harga juga menjadi perhatian di sistem resi gudang. Jika harga di pasaran turun maka di resi gudang akan membeli dengan harga standar sehingga petani tidak rugi,"katanya.
Lebih jauh dia katakan saat ini ada 21 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang akan membantu dan memanfaatkan sistim resi gudang dengan bekerja sama dengan PT Pertani Persero.

Mereka telah menandatangi kesepakatan pengelolaan gudang antara Pemkab Pasaman Barat dengan PT Pertani Persero selaku pengelola gudang dengan No:501/537/DKPI-UKM/x/2012 tanggal 29 Oktober tahun 2012.

"Kita mengharapkan kelompok tani, Gapoktan, Koperasi, dan pelaku usaha lain agar dapat memanfaatkan program SRG ini untuk mengerakkan ekonomi. SRG ini adalah yang pertama di Sumbar dan satu-satunya yang telah berjalan di Sumbar,"ujar Darul Chutni.

Pihaknya juga menetapkan tiga Gapoktan di Pasaman Barat menerima resi gudang pemula yakni KSU Bhakti Bunda Kecamatan Kinali dengan jumlah 9 ton komoditi Jagung, Gapoktan Bunga Kakao Kecamatan Sungai Aua dengan jumlah sekitar 19,1 ton jagung serta Gapoktan Tubas Jaya Kecamatan Luhak Nan Duo dengan 14,3 ton komoditi Jagung. (*/aml/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Ketika Android Merampas Anak-anak Kami

Try Reza Essra Oleh: Try Reza Essra

"(Saya) lebih suka main di rumah, main game di Android," ucap Rasya Prima (8) sambil memainkan permainan Candy Crush Saga di telepon pintar..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Kab. Pasaman Barat - 22/10/2014 09:07 WIB WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan..


Kab. Pasaman Barat - 22/10/2014 06:50 WIB WIB

Polisi Pasaman Barat Tangkap Calo CPNS..