Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Bank Nagari
Berita

Kab. Pasaman - 17/05/2013 07:06 WIB

PASAMAN TINGKATKAN KB HINGGA KE JORONG

Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat meningkatkan pelayanan program Keluarga Berencana (KB) hingga ke setiap jorong (kampung) untuk menekan tingkat kematian ibu dan bayi saat melahirkan.

Kabid KB Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) Pasaman Alfred di Lubuk Sikaping, Jumat (17/5), mengatakan meningkatnya pelayanan KB akan mendukung pencapaian target Program "Millenium Development Goals" (MDGs) seperti yang telah dicanangkan secara internasional.

"Kita mendorong para petugas KB termasuk melalui kerjasama dengan instansi lainnya di 12 kecamatan yang ada di Pasaman," ujarnya.

Dia mengatakan, terdapat sebanyak delapan target utama dalam MDGs yang telah disepakati sejumlah negara di dunia. Diantaranya adalah untuk menekan terjadinya kematian ibu dan bayi.

Untuk itu, pelayanan tersebut diutamakan pada pasangan usia subur (PUS) agar tingkat pertumbuhan penduduk bisa diminimalisasi.

Saat ini, ada sebanyak 47.769 pasangan usia subur di Pasaman dan berpotensi meningkatkan jumlah penduduk.

Untuk itu, imbuhnya, pemkab setempat terus memberikan pembimbingan kepada mereka terutama dalam menerapkan "dua anak lebih baik".

Sebagai langkah nyata dalam merealisasikan upaya tersebut, pada tahun ini ditargetkan untuk pemasangan alat kontrasepsi sebanyak 12.000 akseptor dengan berbagai jenis seperti pil, suntik, kondom dan lainnya.

Jumlah ini meningkat dibanding target tahun lalu yang hanya 11.009 akseptor. Namun begitu, target pemasangan dapat dicapai dengan baik dan bahkan meningkat menjadi 143 persen lebih dengan jumlah sebanyak 15.760 akseptor.

Di Pasaman saat ini juga sudah tercatat sebanyak 28.671 akseptor KB aktif.

"Secara bertahap akan terus kita sokong untuk pelaksanaan KB di Pasaman," ungkapnya.

Dia menambahkan, penyuksesan program KB tidak bisa lepas dari dukungan berbagai pihak, terutama instansi kesehatan seperti Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu) melalui tenaga bidan dan PKK di setiap nagari (desa).

Apalagi keterbatasan tenaga lapangan untuk program ini juga sedikit mempengaruhi kinerja petugas KB.

Untuk itu, pelaksanaan kegiatan juga dilakukan melalui kerjasama dengan pihak TNI, Polri, bidan dan lainnya. (**/zik/wij)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Ketika Android Merampas Anak-anak Kami

Try Reza Essra Oleh: Try Reza Essra

"(Saya) lebih suka main di rumah, main game di Android," ucap Rasya Prima (8) sambil memainkan permainan Candy Crush Saga di telepon pintar..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Kab. Pasaman - 23/10/2014 09:51 WIB WIB

Angkatan 45: Tumbuhkan Nilai NKRI dengan Lagu..


Kab. Pasaman - 23/10/2014 09:05 WIB WIB

5.470 Lembaga PAUD Terdaftar di Sumbar..