Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Berita

Kab. Solok Selatan - 05/02/2013 07:14 WIB

Solok Selatan Rabu Besok Gelar Operasi Pasar Beras

Ilustrasi. (Antara)

Ilustrasi. (Antara)

Padang Aro, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan pada Rabu (6/2) akan menggelar operasi pasar murah beras karena harga beras di salah satu lumbung padi Sumatera Barat itu terus meningkat dalam dua minggu terakhir ini.

"Harga beras di Solok Selatan terus naik selama dua minggu terakhir dari Rp7.500 per kilogram menjadi Rp10.000 per kilogram yang disebabkan banyaknya tanaman padi yang gagal panen," katanya Sekretaris Daerah Kabupaten itu yang sekaligus Koordinator operasi pasar murah (OPM) Fachril Murad di Padang Aro, Selasa.

Operasi pasar akan digelar selama tujuh hari di setiap kecamatan dengan menyediakan 49 ton beras. Setiap kecamatan mendapat pagu sebanyak tujuh ton dan dimulai dari pasar Padang Aro, Kecamatan Sangir, pada Rabu (6/2).

Setiap kepala keluarga bisa membeli beras dari operasi pasar ini maksimal 15 kilogram dengan harga Rp7.500 per kilogram. Penjualan beras dalam OPM tersebut dilakukan oleh petugas pelaksana dari Bulog.

Jadwal pelaksanaan OPM beras itu, yakni pasar Padang Aro Rabu (6/2), Pasar Abai Kecamatan Sangir Batanghari pada Kamis (7/2), Pasar Lubuk Malako di kantor wali nagari pada Jumat (8/2).

Kemudian Pasar Talunan Kecamatan Sangir Balai Janggo pada Sabtu (9/2), Pasar Muara Labuh Kecamatan Sungai Pagu pada Senin (11/2), Pasar Pakan Selasa Kecamatan Pauh Duo pada Selasa (12/2), dan Pasar Pakan Rabaa Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh pada Rabu (13/2).

Hama dan Bencana Alam
Fachril Murad menjelaskan, naiknya harga beras di kabupaten yang berjarak sekitar 135 kilometer dari Kota Padang arah timur itu disebabkan beberapa faktor, seperti bencana alam, serangan hama tikus dan wereng serta cuaca ekstrem.

Bencana yang dimaksud adalah banjir bandang yang melanda Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh dan banjir yang merendam Muara Labuh Kecamatan Sungai Pagu yang terjadi pada akhir 2012 dan awal tahun 2013, sebut dia.

"Selain bencana alam, tanaman padi masyarakat di Kecamatan Sungai Pagu dan Koto Parik Gadang Diateh juga diserang hama tikus yang menyebabkan gagal panen," katanya.

Dia menambahkan, faktor cuaca ekstrem memberikan dampak besar karena selain telah menyebabkan bencana galodo dan banjir, juga mengakibatkan terhambatnya masyarakat untuk menjemur gabah sehingga persediaan beras di daerah itu terganggu yang menyebabkan harga pasar beras naik. (*/rik/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

202 Daerah Bakal Pemilu Kada Serentak 2015

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Kab. Solok Selatan - Hari ini, jam 02:41 WIB WIB

Ismael Pastikan Maju pada Pilwako Solok..


Kab. Solok Selatan - Hari ini, jam 02:17 WIB WIB

Solok Selatan Ajukan 200 Kube Dapat Bantuan..