Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Bank Nagari
Berita

Kab. Solok - 02/11/2012 06:56 WIB

Pemkab Solok Kesulitan Bubarkan Koperasi Tidak Aktif

Arosuka, Sumbar, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat kesulitan membubarkan koperasi tidak aktif yang tidak jelas pengelolaan keuangannya.

"Untuk membubarkan sebuah koperasi, sesuai aturannya terlebih dahulu semua yang menyangkut keuangan harus diselesaikan, baik dengan pengurus maupun anggota koperasi," kata Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Solok Djalinir Djamaluddin di Arosuka, Jumat (2/11).

Menurut dia, pada umumnya koperasi yang tidak aktif terkendala dengan pengelolaan keuangan, baik dana sumbangan anggota maupun dana bantuan pemerintah.

"Karena amburadulnya pengelolaan keuangan, koperasi tidak bisa melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT), secara otomatis tidak bisa aktif lagi," ujarnya.

Dia menjelaskan, bantuan pemerintah kepada koperasi yang saat ini tidak aktif tersebut, seperti Kredit Usaha Tani (KUT), bersifat pinjaman yang seharusnya dikembalikan lagi kepada pemerintah.

Namun yang terjadi kata dia, banyak koperasi sudah aktif namun belum mengembalikan dana KUT sehingga pihaknya tidak bisa membubarkannya.

"Bagaimana mungkin kita bisa membubarkannya sementara dana tersebut belum dikembalikan," katanya.

Djalinir menyebutkan, sekitar 50 persen koperasi di Kabupaten Solok saat ini tidak aktif, dari 145 koperasi yang ada di daerah penghasil buah markisa tersebut, hanya sebanyak 73 koperasi yang masih menjalankan aktivitas sesuai ketentuan.

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 27 koperasi tidak aktif semenjak beberapa tahun terakhir ini, dan sebanyak 45 koperasi setengah aktif," katanya.

Dia menjelaskan, salah satu faktor penyebab banyaknya koperasi yang tidak aktif tersebut adalah kesalahan manajemen terutama soal pengelolaan keuangan sehingga tidak bisa menyelenggarakan RAT. (**/lif/wij)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Ketika Android Merampas Anak-anak Kami

Try Reza Essra Oleh: Try Reza Essra

"(Saya) lebih suka main di rumah, main game di Android," ucap Rasya Prima (8) sambil memainkan permainan Candy Crush Saga di telepon pintar..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Kab. Solok - Hari ini, jam 02:00 WIB WIB

Dinkes Solok Gelar Aksi Sehari Bebas Rokok..


Kab. Solok - 24/10/2014 06:26 WIB WIB

Solok Bidik Lima Besar Porprov XIII..