Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Bank Nagari
Nasional - 26/01/2011 07:27 WIB

BI Kembangkan Tim Pengendali Inflasi Daerah

Pontianak, (Antara Sumbar) - Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan pihaknya akan terus mendorong terbentuknya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang akan membantu pemerintah menjaga dan menurunkan inflasi.

"Sebenarnya ini tugas Pemda berikut instansi-intansi terkait, jadi BI hanya memfasilitasi dan mengkoordinasi saja," kata Darmin usai peresmian Gedung Kantor Bank Indonesia Pontianak, Rabu.

Menurut dia, persoalan inflasi di Indonesia lebih banyak diakibatkan karena faktor kenaikan harga bahan pangan yang merupakan problem struktural yang tidak bisa diselesaikan dalam waktu pendek.

"Untuk itu BI akan bekerja sama dalam TPID untuk memberikan saran-saran berbagai masalah terkait inflasi seperti mempertemukan perbankan dengan sentra-sentra produktif," katanya.

"Kepala daerah melihat pembentukan TPID ini efektif minimalnya untuk menyadarkan mengenai dampak inflasi terhadap masyarakat," katanya.

Hingga saat ini sudah terbentuk TPID di 53 kota pembentuk inflasi dari total 66 kota inflasi. Berdasarkan jenis kota, hampir seluruh ibukota sudah mempunyai TPID, kecuali ibukota Papua Barat.

Dijelaskannya, inflasi nasional tidak bisa hanya dikendalikan melalui pengelolaan likuiditas saja, karena persoalan suplai barang kebutuhan masyarakat ternyata menyumbang porsi yang lebih besar.

Kalbar, katanya, dengan geografis yang tidak terlalu jauh dari Jawa memiliki peran yang strategis untuk menekan laju inflasi yang bersumber dari volatilitas harga bahan makanan.

"Selain sayuran dan buah-buahan, penting juga bagi Kalimantan Barat untuk memproduksi bumbu-bumbuan mengingat jarak yang menguntungkan dari Jawa," katanya.

Dijelaskannya, tekanan inflasi dari kenaikan harga bahan pangan dan bumbu-bumbuan sudah mulai terlihat sejak tujuh tahun terakhir dan tidak pernah kembali ke harga semula.

"Ini berita baik bagi petani tetapi kalau harga meningkat terlalu jauh itu tidak menguntungkan secara nasional," katanya.

Inflasi di kota Pontianak pada 2010 tercatat sebesar 8,52 persen atau lebih tinggi dibanding inflasi nasional sebesar 6,96 persen, sementara inflasi Pontianak pada 2009 sebesar 4,91 persen.

Dalam kesempatan itu, Darmin melantik pejabat baru Pimpinan BI Pontianak Hilman Tisnawan menggantikan pejabat lama Samasta Pradhana. (*/wij)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Ketika Android Merampas Anak-anak Kami

Try Reza Essra Oleh: Try Reza Essra

"(Saya) lebih suka main di rumah, main game di Android," ucap Rasya Prima (8) sambil memainkan permainan Candy Crush Saga di telepon pintar..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nasional - Hari ini, jam 06:38 WIB WIB

Kompolnas Minta Polri Proposional Tangani..


Nasional - Hari ini, jam 06:34 WIB WIB

Indonesia Pasar Terbesar Komponen Otomotif..