Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Nasional - 15/08/2012 08:11 WIB

Mendag Optimistis Produksi Kedelai Indonesia Dapat Meningkat

Gita Wirjawan. (ANTARA)

Gita Wirjawan. (ANTARA)

Jakarta, (Antara Sumbar) - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengaku optimistis bahwa produksi kedelai yang dihasilkan di dalam negeri akan terus dapat meningkat untuk memenuhi kebutuhan domestik yang diperlukan.

Pemerintah optimistis dapat meningkatkan produksi. Dengan luas areal tanam kedelai 600.000 hektar dan asumsi produksi rata-rata sebesar 2,5 ton per hektar. Saat ini Indonesia sebenarnya dapat memproduksi 1,5 juta ton kedelai per tahun, kata Gita Wirjawan dalam siaran pers Kementerian Perindustrian yang diterima di Jakarta, Rabu.

Menurut Gita, apabila terdapat penambahan luas areal tanam, maka konsumsi kedelai nasional yang saat ini adalah sebesar 2,6 juta ton bisa dipenuhi dari produksi dalam negeri.

Sedangkan untuk mengatasi kenaikan harga dan menjaga stabilitas harga kedelai di dalam negeri, ujar dia, pemerintah telah menurunkan bea masuk dari 5 persen menjadi 0 persen hingga Desember 2012.

Mendag pada Rabu (15/8) ini melakukan kunjungan ke sentra produksi kedelai di Jember, Jawa Timur, untuk berdialog dengan petani kedelai dan melihat secara langsung produksi kedelai di daerah tersebut.

Melalui kunjungan ini, Gita mengutarakan harapannya agar dapat memperoleh masukan langsung dari petani kedelai sehingga dapat melakukan perbaikan dari sisi kebijakan tata niaga kedelai ke depannya.

Kunjungan ke sentra produksi kedelai itu dilatarbelakangi oleh meningkatnya harga kedelai dunia akibat kekeringan di Amerika Serikat dan Amerika Latin yang memicu kenaikan harga kedelai di dalam negeri.

Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Tahu Tempe mengharapkan agar pemerintah segera dapat menyelesaikan permasalahan kenaikan harga kedelai di dalam negeri.

Berdasarkan data asosiasi tersebut, kebutuhan kedelai untuk industri tahu tempe sekitar 2,5 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 800.000 sampai 900.000 ton yang mampu disuplai oleh petani dalam negeri.

Sedangkan data BPS menyebutkan, produksi kedelai nasional tahun 2011 menurun 9,66 persen atau sebesar 87.590 ton dibandingkan tahun sebelumnya. (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

202 Daerah Bakal Pemilu Kada Serentak 2015

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nasional - 01/09/2014 08:58 WIB WIB

Aviliani Khawatirkan Naker Indonesia pada 2020..


Nasional - 01/09/2014 08:35 WIB WIB

OJK akan Bentuk Tim Pengembang Surat Utang..