Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Nasional - 25/01/2013 07:19 WIB

Indonesia Tuan Rumah Som 1 Apec

Jakarta, (Antara Sumbar) - Indonesia kembali memegang tongkat kepemimpinan forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) pada 2013 dengan mengawali berbagai kegiatan sebagai ketua menjadi tuan rumah Pertemuan Tingkat Pejabat 1 (SOM 1) APEC.

Pertemuan Tingkat Pejabat 1 (SOM 1) APEC akan membahas kegiatan APEC ke depan di bawah tema serta prioritas APEC Indonesia 2013.

Siaran pers Kementerian Luar Negeri yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis, menyebutkan, Indonesia pernah menjadi ketua dan tuan rumah APEC pada tahun 1994 yang melahirkan "Bogor Goals".

"Bogor Goals" menjadi dasar untuk perdagangan terbuka dan rezim investasi di kawasan Asia-Pasifik dengan target kerangka waktu untuk penerapan penuh perdagangan dan investasi bebas pada tahun 2010 untuk ekonomi maju dan 2020 untuk ekonomi berkembang.

Pada awal tahun 2013, lebih tepatnya dari 25 Januari hingga 7 Februari 2013, Indonesia akan secara resmi mengawali masa keketuaannya di APEC 2013. Kota Jakarta akan menjadi tuan rumah pertemuan APEC Indonesia 2013 pertama yaitu First Senior Officials Meeting (SOM 1).
Tema APEC Indonesia 2013 adalah "Resilient Asia Pacific, Engine of Global Growth". Tema ini menjawab tantangan situasi dunia yang tengah berada dalam pengaruh krisis keuangan dan ekonomi serta tentunya mendukung kepentingan nasional Indonesia.
Prioritas yang akan diangkat pada tahun ini adalah "Attaining the Bogor Goals (mewujudkan Bogor Goals), Sustainable Growth with Equity (mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan merata) dan Promoting Connectivity (memperkuat konektivitas).

Indonesia akan memajukan kepentingan nasional dengan mengusung inisiatif di antaranya mendorong investasi infrastruktur, membantu memastikan bahwa perdagangan internasional tetap terbuka bagi ekspor Indonesia, memperkuat kesiapsiagaan bencana, memperkuat peran UKM dan wanita dalam kegiatan ekonomi, dan mengarusutamakan isu-isu kelautan di APEC.

Total perdagangan Indonesia pada tahun 1989 ke seluruh ekonomi anggota APEC adalah 29,9 miliar dolar, sekitar 78 persen dari total perdagangan Indonesia ke seluruh dunia. Pada tahun 2011 ekspor Indonesia ke seluruh ekonomi anggota APEC mencapai 289,3 miliar dolar, sekitar 75 persen dari total perdagangan Indonesia ke seluruh dunia.

Dengan demikian telah terjadi peningkatan hampir 10 kali lipat, dari tahun 1989 ke tahun 2011, atau 22 tahun terakhir.

Nilai investasi dari ekonomi APEC ke Indonesia pada tahun 2010 berjumlah 9,26 miliar dolar dan meningkat pada tahun 2011 menjadi 10,7 miliar dolar. Selain itu, pada tahun 2011, 10 dari 20 anggota ekonomi APEC termasuk dalam 20 investor terbesar Indonesia.

SOM 1 APEC 2013 akan terdiri atas 44 pertemuan dari 26 sub-fora dan komite APEC. Di antara pertemuan tersebut, Indonesia akan menjadi ketua untuk pertemuan-pertemuan Anti-Corruption and Transparency Working Group (ACTWG), Policy Partnership on Food Security (PPFS), dan Counter-Terrorism Task Force (CTTF).

APEC yang didirikan pada tahun 1989 adalah forum kerja sama ekonomi kawasan Pacific-Rim dengan 21 anggota ekonomi. Anggota ekonomi APEC adalah Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, China, Hongkong, Indonesia, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua Nugini, Peru, Filipina, Rusia, Singapura, Chinese Taipei, Thailand, Amerika Serikat, dan Viet Nam. (*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

202 Daerah Bakal Pemilu Kada Serentak 2015

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nasional - Hari ini, jam 07:26 WIB WIB

Zulkifli Hasan: Hatta Ucapkan Selamat Kepada..


Nasional - 01/09/2014 08:58 WIB WIB

Aviliani Khawatirkan Naker Indonesia pada 2020..