Berita harian sumbar terkini update terlengkap

pt Angkasa Pura
Nasional - 02/03/2013 06:48 WIB

SDA Belum Tahu Posisi Rhoma di PPP


Jakarta, (Antara Sumbar) - Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali mengaku hingga kini belum mengetahui apakah raja dangdut Rhoma Irama masih akan mendukung Partai Persatuan Pembangunan (PPP)atau tidak seperti pada kampanye pemilu yang lalu tahun 2009.

Sebab, hingga kini pihaknya belum pernah bertemu dengan Rhoma Irama sejak dia ingin maju sebagai bakal calon presiden pada Pilpres 2014, kata SDA, Suryadharma Ali, kepada pers seusai melepas lomba gerak jalan sehat dalam rangka hari ulang PPP ke-40 di kawasan pusat pemerintahan kabupaten Bogor, Sabtu.

Sekitar 40 ribu simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ikut ambil bagian dalam lomba memperebutkan hadiah umroh bagi 40 orang. Peserta sebanyak itu berasal dari anggota DPC dan DPW PPP se-Kabupaten Bogor.

Hadir para tokoh PPP, seperti Ketua DPW PPP Rahmat Yasin yang juga Bupati Bogor, pelawak Komeng dan anggota DPR yang berasal dari PPP, dan utusan partai lainnya. Ruas jalan Pemda Kabupaten Bogor, Minggu pagi berubah menjadi "lautan hijau", dipenuhi peserta lomba gerak jalan sehat tersebut.

"Saya belum ketemu beliau (Rhoma Irama), "kata Suryadharma Ali yang juga Menteri Agama itu.

Ia menceritakan, pada Pemilu lalu ia bersama Rhoma Irama berkampanye demi PPP ke berbagai daeraht. Namun untuk pemilu ke depan apakah Rhoma akan memiliki agenda yang sama atau tidak, maka hal itu belum diketahuinya.

Sebab, penyanyi dangdut itu sudah menyebutkan dirinya ingin menjadi bakal calon presiden, dan respon masyarakat pun cukup positif.


Pendukung loyal
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mahfudz Siddiq pun pernah memberikan penilaian bahwa pencalonan Rhoma Irama sebagai presiden tak dapat dipandang sebelah mata. Rhoma mempunyai basis massa pencinta musik dangdut yang dan tergolong loyal.

Faktor lainnya adalah soal asal Rhoma dari Jawa Barat. Apabila mendapat dukungan warga Jawa Barat, maka dia sudah memperoleh dukungan seperlima dari penduduk Indonesia.
Rhoma Irama bukan merupakan orang baru di partai politik. Dia pernah bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Masuk PPP

Menjawab pertanyaan pers seputar rencana PPP mengajak partai lain yang gagal masuk sebagai 10 partai peserta Pemilu 2014 nanti, SDA mengatakan, sejatinya PPP sangat terbuka kepada partai lain dan umat Islam umumnya. Sebab, sesuai dengan moto PPP adalah rumah besar umat Islam.

Dengan moto tersebut, semakin jelas bahwa PPP membuka diri bagi partai berasaskan Islam. Penjajakan sudah dilakukan, termasuk dengan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU).

Pihaknya sudah melakukan penjajakan dan menemui pengurus PKNU sedangkan dengan partai lain belum ada. Dengan PKNU saja belum menemui kecocokan, karena jajaran pengurus PPP berperinsip bergabungnya partai Islam tersebut dilakukan secara fusi alamiah. Bukan dalam bentuk formal yang kemudian di belakang hari bisa memunculkan masalah.

Fusi formal itu bakal membuat masalah baru, tidak menyelesaikan masalah. Karena itu fusi yang tepat adalah fusi alamiah, katanya.

Ketika dimintai penjelasan bakal calon legislatif (caleg) PPP, SDA mengatakan, tidak selalu harus dari kalangan ulama. Tapi harus memenuhi syarat yang diukur dari elektabillitas, popularitas, akuntabilitas.

Prinsipnya, calon harus kuat seperti syarat itu. Calon kuat berada di daerah pemilihan (dapil) yang kuat berarti jadi. Calon kuat di dapil lemah bisa jadi. Calon lemah di dapil kuat, bisa "fifty-fifty".

"Kita ''maping''(melakukan pemetaan,red), calon lemah di dapil lemah tidak ada harapan. Ini kita betul-betul maping. Karena itu harapan PPP pada Pemilu 2014 mendatang harus lebih besar perolehannnya dibanding tahun 2009. (*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Tiga Rahasia Tiongkok

Oleh: GNC Aryani

"Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri China". Peribahasa itu cukup popular di publik Indonesia untuk menggambarkan bahwa belajar tidak mengenal batas..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nasional - Hari ini, jam 05:56 WIB WIB

Kemdikbud akan Bentuk Ditjen Pengelolaan Guru..


Nasional - Hari ini, jam 05:55 WIB WIB

Pemerintah Bentuk Tim Baru Bahas RPP Aceh..