Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Bank Nagari
Nasional - 09/03/2013 09:09 WIB

PAN Tingkatkan Kualitas Bakal Caleg Perempuan

Jakarta, (Antara Sumbar) - Partai Amanat Nasional (PAN) terus melakukan upaya peningkatan kualitas keterwakilan perempuan di badan legislatif dan peningkatan kualitas bakal calon anggota legislatif perempuan.

"Badan Pemberdayaan Perempuan (BPP) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN sangat perhatian untuk meningkatkan kualitas perempuan di legislatif dan bakal calon anggota legislatif. Oleh karena itu, kami melaksanakan Temu dan Pembekalan Bacaleg PAN," kata Ketua BPP DPP PAN Welya Safitri dalam kegiatan "Temu dan Pembekalan Bakal Caleg Perempuan PAN se-Indonesia" di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Sabtu malam.

Melalui kegiatan tersebut, dia berharap akan mendapat calon anggota legislatif (caleg) yang berkualitas di semua tingkatan kepengurusan PAN.

"PAN sebagai partai reformis menunjukkan komitmen yang tinggi dalam meningkatkan kuantitas sekaligus kualitas keterwakilan perempuan dalam pengambilan keputusan publik," ujarnya.

Menurut dia, kegiatan yang diadakan BPP DPP PAN ini juga bentuk implementasi kebijakan Ketua Umum DPP PAN, Hatta Rajasa, yang memprioritaskan 30 persen caleg perempuan untuk berada di nomor urut atas.

"Kegiatan ini adalah bentuk keseriusan PAN dalam memenuhi target kuota perempuan di legislatif. PAN berharap Bacaleg yang diusung nanti tidak hanya sekedar memenuhi syarat, tetapi benar-benar caleg yang berkualitas," tuturnya.

Jumlah anggota legislatif perempuan terus mengalami peningkatan, misalnya, hasil Pemilu 2009 menunjukkan adanya peningkatan dari Pemilu 2004. Pada pemilu 2004, jumlah perempuan di DPR hanya sebanyak 61 orang atau 11,5 persen, sedangkan hasil Pemilu 2009 jumlahnya meningkat menjadi 101 orang atau 18,04 persen.

"Partai Amanat Nasional menyadari keberadaan perempuan dalam proses perumusan dan pengambilan keputusan strategis terus meningkat. Hal itu bisa terlihat pada keterwakilan perempuan di legislatif," kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Bidang Komunikasi DPP PAN Jana Sjamsiah.

Ia mengatakan bahwa peningkatan representasi perempuan di legislatif tidak sekadar peningkatan secara kuantitatif, tetapi perlu dilihat secara kualitatif.

"Keberadaan perempuan di legislatif harus dapat membawa perubahan yang lebih baik, dalam proses legislasi, anggaran, dan pengawasan sesuai dengan tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) mereka di legislatif," ujarnya.

PAN, kata dia, melihat adanya kebijakan "affirmative action", berupa pencantuman pasal dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PAN tentang perlunya kuota 30 persen perempuan untuk duduk dalam pengurus harian, mulai level pusat, wilayah, daerah, cabang, hingga ranting.

Kebijakan "affirmative action" tersebut akan memberikan peluang dan kesempatan bagi kader perempuan untuk lebih berperan dan memberikan kontribusi signifikan dalam partai politik (parpol).

"Perempuan bagi PAN menjadi lebih bermakna lagi ketika melihat hasil Pemilu 2009 menunjukkan bahwa 43 persen pemilih PAN adalah perempuan. Kondisi empirik ini menunjukkan perempuan menjadi salah satu kelompok di tengah masyarakat yang harus didekati dan diberdayakan untuk bisa menjadi pemilih PAN pada Pemilu 2014," tuturnya.

Ia mengatakan bahwa masyarakat terus mencermati apakah produk legislasi dan anggaran yang dihasilkan berpihak kepada kebutuhan riil masyarakat kecil dan perempuan, dan memantau seberapa jauh anggota legislatif perempuan dapat melakukan fungsi pengawasan yang optimal terhadap eksekutif (mitra kerja). (*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Ketika Android Merampas Anak-anak Kami

Try Reza Essra Oleh: Try Reza Essra

"(Saya) lebih suka main di rumah, main game di Android," ucap Rasya Prima (8) sambil memainkan permainan Candy Crush Saga di telepon pintar..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nasional - Hari ini, jam 12:15 WIB WIB

BNPB Rancang Sistem Induk Komunikasi Bencana..


Nasional - Hari ini, jam 06:48 WIB WIB

Jepang akan Buka Sekolah Animator di Indonesia..