Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Ultah ANTARA 77
Nasional - 07/04/2013 09:15 WIB

Kemenpanrb: Lelang Jabatan Untungkan PNS

Jakarta, (Antara Sumbar) - Tren pengisian jabatan melalui promosi terbuka atau dikenal dengan istilah "lelang jabatan" dinilai menguntungkan pegawai negeri sipil (PNS) karena mendapat kesempatan sama untuk berkompetisi mengisi jabatan tersebut.

"Mereka yang memenuhi persyaratan mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkompetisi secara adil dan obyektif untuk dipromosikan menduduki jabatan lurah dan camat," kata Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Eko Prasojo melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (7/4).

Melalui promosi terbuka tersebut diharapkan dapat diperoleh birokrat-birokrat yang memiliki kompetensi memadai dan mampu melayani masyarakat.

Seleksi terbuka digelar tidak hanya untuk jabatan camat dan lurah, melainkan semua jabatan mulai dari eselon I sampai eselon V.

Ketentuan tersebut telah dituangkan dalam Surat Edaran MenPANRB Nomor 16 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Struktural yang lowong secara sruktural di lingkungan instansi pemerintah.

Selain para PNS, lelang jabatan juga menguntungkan bagi menteri maupun kepala daerah karena bisa mendapatkan calon pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang sesuai dengan kebutuhan.

Secara yuridis, peraturan mengenai lelang jabatan tersebut juga tidak menyalahi Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian. Hal itu karena Surat Edaran MenPANRB tersebut menjadi jembatan sebelum diterbitkannya Undang-Undang tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang saat ini kini masih dalam pembahasan di DPR RI.

"Promosi jabatan secara terbuka nantinya akan diatur dalam UU ASN," tambahnya.

Daerah yang akan melakukan lelang jabatan dalam waktu dekat adalah Provinsi DKI Jakarta, yang akan membuka pendaftaran seleksi terbuka camat dan lurah pada 8 - 22 April.

Untuk "lelang" tersebut, Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan dana sebesar Rp250 juta yang dianggarkan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

"Kami tidak tahu apakah anggaran sebesar itu cukup atau tidak, karena harus disesuaikan lagi dengan jumlah peserta. Tapi, saya kira tidak akan menghabiskan Rp1 juta untuk setiap peserta," kata Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.

Persiapan untuk pelaksanaan lelang jabatan camat dan lurah di DKI Jakarta terus dimatangkan oleh BKD.

Kepala BKD DKI Jakarta I Made Karmayoga berharap pada 21 Juni telah didapatkan para pemimpin hasil "lelang" tersebut.

Setelah dilantik, para pemimpin baru itu diberikan kesempatan selam enam bulan untuk menjalankan program-program yang diusungnya.

"Kalau ternyata terbukti tidak mampu atau gagal, maka jabatan yang telah diberikan dapat dicabut kembali oleh Pemprov DKI dan diserahkan kepada orang lain. Indikator yang menentukan kualitas pemimpin adalah tingkat partisipasi dan respons masyarakat," tambah Karmayoga.

Selama masa uji coba, kinerja para camat dan lurah akan dievaluasi oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat) serta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Dengan cara ini, Pemprov DKI Jakarta akan mendapatkan calon-calon pimpinan SKPD serta pejabat daerah terbaik. (*/wij)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Tiga Rahasia Tiongkok

Oleh: GNC Aryani

"Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri China". Peribahasa itu cukup popular di publik Indonesia untuk menggambarkan bahwa belajar tidak mengenal batas..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nasional - Hari ini, jam 06:59 WIB WIB

Tim Atletik Indonesia Raih Total 25 Medali di POM..


Nasional - Hari ini, jam 06:57 WIB WIB

Apjati: Moratorium "Angin Segar"..