Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Idul Adha 1435H
Nasional - 08/04/2013 02:23 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Resmi Dijabat Mayjen TNI Sunindyo

Jakarta, (Antara Sumbar) - Panglima Kodam IV/Diponegoro resmi dijabat oleh Mayjen TNI Sunindyo setelah sebelumnya dilakukan serah terima jabatan (sertijab) dari Mayjen TNI Hardiono Saroso melalui upacara militer yang dipimpin oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, di Mabesad, Jakarta, Senin.

Jabatan Mayjen TNI Sunindyo sebelumnya sebagai Asisten Personel KSAD, sedangkan Mayjen TNI Hardiono Saroso selanjutnya menjadi Staf Khusus KSAD di Mabesad.

KSAD Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo mengucapkan terima kasih kepada Mayjen TNI Hardiono
Saroso yang selama ini telah
mengamankan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan baik.

"Beliau telah memberikan rasa aman kepada masyarakat, demikian juga dalam melaksanakan tugas dalam pengamanan VVIP juga berjalan dengan baik," katanya.

Untuk Mayjen TNI Sunindyo KSAD berpesan agar bisa melaksanakan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Kerjakan dengan tulus hati, lanjutkan hal-hal yang baik, ujarnya.

Sementara itu, pelaksanaan sertijab Pangdam IV/Diponegoro dilakukan secara tertutup di Markas Besar TNI Angkatan Darat.

"Mohon maaf sertijab Pangdam Diponegoro memang hanya untuk internal," kata Kepala Subdinas Penerangan Umum AD Kolonel Zaenal M Arifin.

Menurut dia, acara yang dihadiri Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo itu tidak mengagendakan pertemuan dengan media.

"Tapi, nanti ada agenda acara besarnya upacara serah terima jabatan di Semarang, jadi nanti di sana juga bisa (wawancara)," kata Zaenal.

Acara sertijab yang biasanya dilaksanakan secara terbuka. Apalagi, penggantian Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen Hardiono Saroso diduga terkait dengan peristiwa penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, yang dilakukan oleh oknum anggota Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kartosuro.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI, Rukman Ahmad, di Jakarta, Sabtu (6/4), mengatakan, penggantian tidak
terkait sanksi atau pernyataannya atas bantahannya bahwa pelaku penyerbuan Lapas Cebongan adalah oknum anggota Kopassus.

"Saya tegaskan, Mayjen Hardiono diganti, bukan dicopot. Ini berdasarkan evaluasi, pembinaan karier dan sebagainya," katanya. (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nasional - Hari ini, jam 10:54 WIB WIB

Ratusan Warga Berebut Kaos Jokowi-JK..


Nasional - Hari ini, jam 10:53 WIB WIB

My Baby Powder Kemasan Baru, Lebih Praktis..