Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Nasional - 08/04/2013 02:41 WIB

Bappenas Sebutkan Tiga Isu Inti RKP 2014

Armida Alisjahbana. (Antara)

Armida Alisjahbana. (Antara)

Jakarta, (Antara Sumbar) - Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana menyebutkan terdapat tiga isu strategis yang menjadi inti Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2014, untuk mendukung pembangunan nasional.

"Ada beberapa isu strategis dalam RKP 2014, namun yang menjadi inti ada tiga antara lain mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2010-2014, melanjutkan direktif presiden dan memperhatikan isu terkini," kata Armida dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Tingkat Pusat dan Temu Konsultasi Triwulan II di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan terkait RPJMN 2010-2014, dari beberapa indikator utama seperti reformasi birokrasi dan tata kelola, pendidikan kesehatan, penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, infrastruktur, iklim investasi dan usaha serta lainnya sejauh ini sudah berjalan sesuai rencana dan tercapai.

"Namun beberapa sasaran masih memerlukan perhatian khusus di 2014. Dan jika dinilai saat ini rekapitulasi 'review' RPJMN 2010-2014 kita sudah mendapat nilai C, dan tentunya harus ditingkatkan hingga menjadi A," ujar Armida.

Di sisi lain direktif presiden yang harus diperhatikan antara lain pemantapan perekonomian domestik yang berkeadilan (MP3EI, surplus beras 10 juta ton 2014, konversi energi, dan mobil rendah emisi), peningkatan kesejahteraan rakyat (MP3KI, peningkatan pelayanan sanitasi dan air bersih, pembangunan shelter bencana), serta pemerliharaan stabilitas sosial dan politik.

"Untuk direktif presiden ini termasuk di dalamnya percepatan pembangunan Propinsi Papua dan Propinsi Papua Barat," katanya.

Sedangkan beberapa isu terkini antara lain penanganan banjir, pemenuhan amanat UU 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), permasalahan perburuhan dalam negeri, penanganan keamanan dalam negeri, stabilitas politik menjelang pemilu 2014, dan kesenjangan pendapatan masyarakat.

Pada bagian lain Armida menjelaskan dalam RKP 2014 juga dimuat Pagu Indikatif atau alokasi anggaran kementerian/lembaga 2014, yang merupakan batas atas dan dapat berkurang apabila usulan tidak dapat diselesaikan menjelang Perpres RKP 2014. (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

3000 Aparat Amankan Daerah Rawan Macet

PERSPEKTIF

Puasa dan Piala Dunia 2014

A.R. Loebis Oleh: A.R. Loebis

Babak penyisihan grup Piala Dunia 2014 di Brazil sudah selesai digelar dan ada hikmahnya bagi pemain Iran dan Bosnia-Herzegovina yang tidak lolos ke..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nasional - Hari ini, jam 05:55 WIB WIB

Ada Mantan TKI Jadi Doktor..


Nasional - Hari ini, jam 05:53 WIB WIB

BCA Bukukan Laba Semester Satu Rp7,9 Triiliun..