Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Ultah ANTARA 77
Nasional - 11/04/2013 11:38 WIB

Pemerintah Serahkan 484 Revisi DIM RUU Tapera

Jakarta, (Antara Sumbar) - Pemerintah yang diwakili Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz bersama-sama dengan mitra dari beberapa lembaga lainnya telah menyerahkan 484 revisi Daftar Inventarisasi Masalah RUU Tabungan Perumahan Rakyat.

"Pemerintah menyetujui revisi DIM yang telah disampaikan kepada Pansus di DPR untuk dibahas selanjutnya sebagai panduan dalam pembahasan RUU Tapera," kata Djan Faridz dalam rilis Kementerian Perumahan Rakyat yang diterima di Jakarta, Kamis.

Sejumlah mitra kerja Kemenpera dalam pembahasan RUU Tapera antara lain adalah Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Hukum dan HAM, serta Perum Perumnas.

Setelah disampaikan ke DPR, Ketua Pansus RUU Tapera Yoseph Umar Hadi mengemukakan bahwa dari jumlah revisi tersebut, terdapat 202 DIM yang bersifat tetap.

Selain itu, ujar dia, terdapat 35 DIM yang perlu dilakukan penyempurnaan substansi, 136 DIM yang perlu penambahan substansi baru, 82 DIM yang dihapus dan 29 DIM perlu penyempurnaan redaksional.

Dengan demikian, lanjutnya, maka revisi DIM RUU Tapera tersebut menjadi sah dan formal sehingga pemerintah selanjutnya dapat melakukan pembahasan RUU Tapera berdasarkan revisi DIM yang dimaksud.

Sebelumnya, Menpera Djan Faridz meminta kepada seluruh pemerintah daerah untuk segera membentuk dinas perumahan dalam rangka mempermudah dilakukannya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

"Kemenpera sulit berkoordinasi dengan pemda untuk urusan pelaksanaan program perumahan di daerah karena belum semua pemerintah daerah (pemda) memiliki Dinas Perumahan," katanya.

Menurut dia, pembentukan Dinas Perumahan di daerah merupakan salah satu bentuk perwujudan komitmen dan perhatian Pemda terhadap program untuk masyarakat di daerahnya masing-masing.

Apalagi, lanjutnya, pada saat ini jumlah kebutuhan rumah semakin besar sehingga diperlukan perhatian dan penataan oleh pemda setempat di seluruh wilayah Republik Indonesia. (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Tiga Rahasia Tiongkok

Oleh: GNC Aryani

"Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri China". Peribahasa itu cukup popular di publik Indonesia untuk menggambarkan bahwa belajar tidak mengenal batas..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nasional - Hari ini, jam 12:10 WIB WIB

Pengamat: Sebelum "Bailout", PT Lapindo..


Nasional - Hari ini, jam 10:19 WIB WIB

BNP2TKI Kirim Tim ke Mesir Pulangkan TKI..