Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Ultah ANTARA 77
Nasional - 14/05/2013 01:32 WIB

BPPT Targetkan Pembangkit Listrik Angin 9,4 MW

Jakarta, (Antara Sumbar) - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama UNDP (Lembaga PBB yang mengurusi pembangunan) menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/angin (PLTB) sebesar 9,4 MW di sejumlah lokasi di Indonesia.

"Saat ini kami telah memetakan daerah dengan potensi energi angin yang cukup bagus di delapan lokasi di Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, Bali, Sulsel dan NTT," kata Kepala BPPT Dr Marzan A Iskandar pada penandatanganan MoU antara Wind Hybrid power Generation Project (WhyPGen) dan beberapa mitra di Jakarta, Selasa.

Ia mencontohkan, di NTT potensinya lebih dari 50 MW, di Banten 100 MW, dan di Jawa Barat 100 MW karena kecepatan angin cukup bagus dengan rata-rata di atas 5 meter per detik, meski masih belum sebanding dengan banyak lokasi di Eropa yang kecepatan anginnya sampai 12 m/detik.

Pada 2030, ujarnya, bahan bakar fosil masih mendominasi bauran energi nasional, sedangkan energi baru dan terbarukan masih sangat minim, padahal cadangan energi fosil semakin menipis dan Indonesia telah mulai beralih dari negara eksportir menjadi importir bahan bakar fosil.
Untuk energi angin, menurut Marzan, jika tidak ada kebijakan yang berubah sampai 2030, maka porsi pemanfaatannya hanya mencapai 0,01 persen dari total bauran energi nasional atau hanya 173 GWh.

Padahal, energi angin, ujar dia, terbilang cukup bersih dimana target proyek 2012-2015 sebesar 18,115 GWh setara dengan pengurangan emisi CO2 sebesar 16.050 metrik ton.

"Saat ini secara nasional PLTB baru terpasang 2 MW, itupun hanya sekedar dari proyek-proyek percontohan yang sifatnya hibrid dengan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) dan biofuel. Kami berharap porsinya meningkat jadi 0,05 persen dari total bauran," katanya.

Sementara itu, Manajer Proyek Nasional WhyPGen Soeripno M mengatakan, pihaknya telah meneliti sebanyak 30-40 titik dari 166 titik di sejumlah daerah di Indonesia yang berpotensi untuk dibangun PLTB, dan ada sembilan di antaranya yang telah dipilih.

"Kita buat percontohan dulu, setelah itu kita menggerakkan berbagai perusahaan dalam negeri untuk ikut membangun PLTB di daerah-daerah potensi ini, seperti PLN di Bali, PT Viron Energy di Banten dan Jabar serta PT Bakrie Power di NTT," katanya. (*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Tiga Rahasia Tiongkok

Oleh: GNC Aryani

"Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri China". Peribahasa itu cukup popular di publik Indonesia untuk menggambarkan bahwa belajar tidak mengenal batas..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nasional - Hari ini, jam 11:23 WIB WIB

Pansel Hakim MK Serahkan Nama Calon ke KPK..


Nasional - Hari ini, jam 11:21 WIB WIB

Menag: Perlu Dipikirkan Bentuk Pelayanan Umat..