Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Bank Nagari
Nasional - 29/05/2013 08:13 WIB

Pemilih Pemula Jadi Tantangan bagi Parpol

Ilustrasi. (Antara)

Ilustrasi. (Antara)

Jakarta, (Antara Sumbar) - Direktur Program The Indonesian Institute Adinda Tenriangke Muchtar mengatakan pemilih pemula menjadi tantangan bagi partai politik untuk mendapat suara karena selama ini tidak ada hubungan intensif antara partai dan kalangan pemuda.

"Melihat kondisi riil dan temuan penelitian, pemilih pemula menjadi tantangan bagi parpol sebagai target jadi 'voter'. Selama ini, tidak ada hubungan intensif antara parpol dan kaum muda," kata Adinda kepada Antara di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan, meskipun partai punya barisan pemuda, tetap saja hubungan antara parpol dan kaum muda tidak intensif.

Untuk itu, dia menilai seberapa besar pemilih pemula mampu dimobilisasi partai tergantung startegi parpol tersebut menjangkau pemilih tersebut.

"Kembali pada pendekatan dan strategi parpol masing-masing, terutama ketika mereka ingin menjangkau pemilih pemula melalui calegnya dengan menjelaskan mengenai pemilu dan partainya," ujarnya.

Menurut dia, saat ini, merupakan momentum bagi parpol untuk memperbaiki diri dalam memberikan pendidikan politik kepada publik.

Dia menilai pemilih pemula seharusnya tidak hanya melakukan aktivitas politik pasif, tetapi ikut terlibat dalam organisasi sayap kepemudaan partai tersebut.

"Pertanyaannya terkait dengan persepsi negatif publik terhadap partai terkait dengan kasus korupsi seberapa relevan orang atau kaum muda memilih parpol karena kita bicara marketing politik," kata Adinda.

Dia menekankan bahwa kerja politik organisasi sayap kepemudaan partai tidak hanya menghibur semata, tetapi harus bisa memberikan pendidikan politik kepada pemilih pemula.

Adinda mengatakan bahwa langkah tersebut sebagai bagian dari partai untuk memperkenalkan dirinya dengan cara yang mudah dipahami pemilih, khususnya kaum muda.

"Bayangkan membuat pemilih pemula tertarik dan masuk dalam diskusi politik itu sesuatu banget. Namun, pendidikan pemilih juga menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, parpol, masyarakat sipil, dan media massa," ujarnya.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum pada Pemilu 2004, jumlah pemilih pemula sekitar 27 juta dari 147 juta pemilih, sedangkan pada Pemilu 2009 ada sekitar 36 juta pemilih pemula dari 171 juta pemilih.

Data Badan Pusat Statistik pada tahun 2010 penduduk Indonesia usia 15--19 tahun sebanyak 20.871.086 orang dan usia 20--24 tahun sebanyak 19.878.417 orang. Dengan demikian, diperkirakan jumlah pemilih muda pada tahun 2014 sebanyak 40.749.503 orang. (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nasional - 23/10/2014 10:02 WIB WIB

Pengusaha Roti Masih Bergantung Pada Impor Gandum..


Nasional - 23/10/2014 08:25 WIB WIB

Lulusan SMK Tahun 2015 Sudah Bersertifikasi..