Berita harian sumbar terkini update terlengkap

HUT RRI Padang
Nasional - 01/06/2013 06:39 WIB

Pemerintah Perlu Perbarui Data Sebelum Bagikan BLSM

Jakarta, (Antara Sumbar) - Pemerintah perlu melakukan pembaruan (updating) data kemiskinan di Indonesia sebelum membagikan program Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi saat harga bahan bakar minyak bersubsidi dinaikkan.

Hal itu disampaikan Kepala Lembaga Demografi Universitas Indonesia Sonny Harry B Harmadi saat dialog bertajuk "BBM Naik BLSM Cair" di Jakarta, Sabtu.

"Pemerintah harus melakukan update data PPLS (Pendataan Program Perlindungan Sosial) 2011. Ini kan data 2011, dinamika data perlu diperhatikan," ujarnya.

PPLS 2011 merupakan program Badan Pusat Statistik (BPS) yang hasilnya menyediakan nama dan alamat 25,2 juta rumah tangga lapisan terendah di Indonesia dari sekitar 96,7 juta jiwa data yang dihimpun atau mencakup 42,5 persen rumah tangga di negeri ini.

Menurut Sonny, jumlah tersebut ada kemungkinan bertambah sehingga diperlukan pendataan kembali untuk memperoleh kepastian yang sebenarnya. Ia pun mempertanyakan pemerintah yang menggunakan data 15,5 juta rumah tangga miskin untuk BLSM.

"Data PPLS 2011 saja 25,2 juta jiwa dan yang dipakai 15,5 juta, lalu sisa 8,5 jutanya ke mana," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah juga harus belajar dari distribusi program Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada 2005 dan 2009. Pemerintah harus menyampaikan kelemahan-kelemahan program BLT sebelumnya.

"Harus disampaikan kepada masyarakat waktu BLT dulu kelemahannya apa saja. Kan ada yang namanya inclusion error dan exclusion error," kata Sonny.

Inclusion error adalah penduduk yang seharusnya tidak memperoleh bantuan BLT dari pemerintah tapi mendapatkan hal tersebut, sedangkan exclusion error yakni penduduk yang seharusnya memperoleh bantuan BLT dari pemerintah tetapi justru tidak menikmati.

"Kan ada juga masyarakat yang pindah, warga yang tidak miskin lagi, atau malah jatuh miskin, dan lainnya," ujar Sonny.

Ia menambahkan, pemerintah dapat melakukan pembaruan data tersebut melalui BPS dan juga instruksi kepada pemda-pemda terkait jumlah rumah tangga miskin di wilayah masing-masing.

Pembaruan data tersebut dapat membantu penetapan target rumah tangga miskin yang benar-benar membutuhkan sehingga diharapkan BLSM akan tepat sasaran.

"Pemerintah harus review data PPLS, melihat berapa kesalahannya baru buat jumlah sasarannya," ucapnya. (*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nasional - 17/09/2014 08:46 WIB WIB

Basarnas Terjunkan Tim Evakuasi ke Gunung Slamet..


Nasional - 17/09/2014 08:46 WIB WIB

Anggaran HUT TNI Ke-69 Capai Rp20 Miliar..