Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Nasional - 03/06/2013 05:18 WIB

Tiga Saksi Diperiksa dalam Sidang Hercules

Hercules Rosario Marshal. (Antara)

Hercules Rosario Marshal. (Antara)

Jakarta, (Antara Sumbar) - Tiga saksi dihadirkan dalam sidang lanjutan terkait aksi premanisme atas terdakwa Hercules Rosario Marshal di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin.

Ketiga saksi tersebut diantaranya adalah Kasat Reskrimum Polres Jakarta Barat AKBP Hengky Haryadi, serta Anthonius Malaru dan Yunus Tomleni.

Dalam kesaksiannya, Hengky mengaku tidak melihat langsung pembubaran apel yang berakhir bentrok itu. Ia mengaku mengetahui penyerangan itu saat dihubungi oleh Kanit Kriminal Umum Polres Jakarta Barat AKP Martson Marbun.

"Ya saya tahu setelah ditelepon Marbun. Tapi saya dengar suara teriak-teriak di telepon, itu suara Hercules," katanya.

Setelah itu, Hengky langsung berangkat ke lokasi dan kembali melanjutkan apel yang sempat dibubarkan kelompok Hercules. Kepolisian setempat juga sempat mengamankan anak buah Hercules yang membawa parang terbungkus koran.

Hercules terancam hukuman sembilan tahun penjara karena didakwa tiga pasal berlapis yaitu Pasal 160 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP terkait penghasutan, Pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHP tentang pengrusakan secara bersama serta pasal 214 ayat (1) KUHP Jo Pasal 211 KHUP terkait dengan tindakan melawan aparat kepolisian. pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHP dan pasal 214 ayat (1) KUHP Jo Pasal 211
KHUP.

Sebelumnya, dalam sidang perdana beragendakan pembacaan dakwaan yang berlangsung Kamis (30/5) lalu, tiga polisi telah bersaksi, yaitu Kepala Unit Kriminal Umum Polrestro Jakarta Barat AKP Marthson Marbun dan dua anggota reserse
kriminal, Brigadir Ilham dan Brigadir Hendrik.

Terdakwa beserta kuasa hukumnya, kala itu, tidak mengajukan eksepsi (keberatan atas dakwaan) sehingga pembacaan dakwaan langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi.

"Mengingat supaya persidangan ini lebih cepat lebih karena kasus ini sudah cukup lama, kami minta supaya cepat tuntas," kata salah satu kuasa hukum Hercules, Petrus Leatomo.

Sementara itu, kuasa hukum Hercules lainnya, Agung Sri Purnomo, mengatakan pihaknya tidak mengajukan eksepsi karena ingin fokus ke materi persidangan.

"Kami ingin fokus ke materi persidangan," ujarnya.

Hercules bersama sekitar 49 pengikutnya ditangkap dan ditahan Polda Metro Jaya setelah terlibat bentrokan dengan petugas di Kompleks Pertokoan Rich Place Jalan
Meruya Ilir Nomor 34-40 Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (8/3). (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Lulus PTN Jadi Acuan Penghargaan UN

PERSPEKTIF

Masyarakat Tunggu Janji Parpol

Oleh: Ahmad Buchori

Pembangunan ekonomi Indonesia ke depan sepertinya bakal menghadapi sejumlah tantangan berat, sehingga keseriusan dan fokus penyelenggara negara..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nasional - Hari ini, jam 12:34 WIB WIB

Rizal Ramli Didaulat Orasi Tolak Akuisisi BTN..


Nasional - Hari ini, jam 12:03 WIB WIB

Ribuan Karyawan BTN Unjuk Rasa Tolak Akuisisi..