Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Bank Nagari
Nasional - 03/07/2013 12:10 WIB

Antam Tetap Fokus Pada Komoditas Inti

Jakarta, (Antara Sumbar) - Manajemen PT.Antam,Tbk tetap berfokus pada komoditas inti nikel, emas, dan bauksit di antaranya melalui pengembangan proyek-proyek bersifat hilir, pembukaan tambang baru, akuisisi aset tambang maupun peningkatan produktivitas dan efisiensi fasilitas produksi yang dimiliki.

Direktur Utama Antam Tato Miraza dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu, menyebutkan dengan jumlah cadangan dan sumber daya emas sebesar 9,4 juta dmt, sumber daya nikel sebesar 825,3 juta wmt dan bauksit mencapai 473,8 juta wmt, strategi perseroan untuk berfokus pada ketiga komoditas inti tersebut tidaklah berubah.

Menurut dia, untuk komoditas emas, selain berfokus pada pencarian cadangan baru, perseroan terus menjajaki berbagai kesempatan yang muncul, sebagaimana mengakuisisi tambang Cibaliung pada 2009 dan menambah kepemilikan di tambang Gosowong pada 2012.

Untuk komoditas emas, Antam saat ini mengoperasikan tambang emas Pongkor di Jawa Barat dan Cibaliung di Banten, dengan tingkat produksi per tahun sekitar 3 ton. ANTAM juga memiliki 25 persen saham PT Nusa Halmahera Minerals yang mengoperasikan tambang emas Gosowong di Maluku Utara.

Jumlah cadangan dan sumber daya nikel ANTAM per 31 Desember 2012 mencapai 825,3 juta wmt yang berada di prospek nikel Tanjung Buli, Pulau Pakal, Mornopo, Sangaji, Tapunopaka, Mandiodo, Bahubulu, Lalindu dan Lasolo. Prospek-prospek nikel ANTAM berada di Maluku Utara dan Sulawesi Tenggara.

Saat ini Antam mengoperasikan tambang nikel Pomalaa, Tanjung Buli, Pulau Pakal dan Tapunopaka. Untuk komoditas nikel, saat ini tengah mengembangkan proyek Feronikel Halmahera Timur (FHT) senilai 1,6 miliar dolar AS dan proyek Nickel Pig Iron (NPI) Mandiodo senilai 350-400 juta dolar.

Untuk komoditas bauksit yang memiliki jumlah cadangan dan sumber daya sebesar 473,8 juta wmt, ANTAM tengah mengembangkan proyek Chemical Grade Alumina (CGA) Tayan dan proyek Smelter Grade Alumina (SGA) Mempawah. Kemajuan EPC proyek CGA Tayan per akhir Mei 2013 sudah mencapai 94 persen. (*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Ketika Android Merampas Anak-anak Kami

Try Reza Essra Oleh: Try Reza Essra

"(Saya) lebih suka main di rumah, main game di Android," ucap Rasya Prima (8) sambil memainkan permainan Candy Crush Saga di telepon pintar..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nasional - Hari ini, jam 06:38 WIB WIB

Kompolnas Minta Polri Proposional Tangani..


Nasional - Hari ini, jam 06:34 WIB WIB

Indonesia Pasar Terbesar Komponen Otomotif..