Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Ultah ANTARA 77
Nasional - 24/07/2013 03:53 WIB

BTN: Aturan LTV Tidak akan Ganggu Kredit

Jakarta, (Antara Sumbar) - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Maryono menilai pengetatan aturan rasio pinjaman terhadap nilai aset atau LTV (loan to value ratio) yang akan diterapkan Bank Indonesia September 2013 tak akan mengganggu penyaluran kredit perseroan.

"Kami pastikan aturan LTV itu tidak akan mengganggu kucuran kredit karena sekitar 97 persen kredit kami tersalurkan pada 'end user' dan sebagai pemilik pertama. Secara bisnis, tidak ada masalah dengan penyaluran kredit Bank BTN," ujar Maryono saat konferensi pers paparan kinerja BTN triwulan II (dua) di Jakarta, Selasa malam.

Menurut dia, aturan LTV tersebut justru menjadi jaminan stabilitas harga rumah untuk masyarakat kelas menengah bawah sehingga dapat memiliki rumah sesuai dengan kemampuannya.

"Ini malah memberi suatu hikmah yang baik kepada BTN karena harga itu nanti stabil maka kelas menengah bawah itu lebih mudah mendapatkan kredit atau pinjaman KPR (kredit pemilikan rumah) BTN," katanya.

Maryono melanjutkan, dengan pengetatan aturan LTV itu, juga dapat mencegah terjadinya baglock (kurangnya pasokan perumahan) yang lebih besar di Indonesia.

"Ini sangat positif, memberi stabilitas dari harga-harga properti sehingga kenaikannya itu tidak signifikan sehingga mempengaruhi rumah-rumah yang ada di kelas bawahnya, padahal baglock dari pada perumahan kita itu masih tinggi yakni 13,5 juta rumah," ujarnya.

Maryono juga menambahkan, pihaknya akan tetap memberikan dukungan pada program pemerintah dalam bidang perumahan melalui skim FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan).

Pada 2012 lalu, BTN tercatat telah memberikan kontribusi secara nasional yang cukup tinggi yakni 98 persen realisasi program FLPP tersebut. (*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Tiga Rahasia Tiongkok

Oleh: GNC Aryani

"Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri China". Peribahasa itu cukup popular di publik Indonesia untuk menggambarkan bahwa belajar tidak mengenal batas..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nasional - Hari ini, jam 05:00 WIB WIB

Pertumbuhan Industri Ritel di Indonesia Melambat..


Nasional - Hari ini, jam 04:37 WIB WIB

Pemerintah Targetkan Bebas Permukiman Kumuh di..