Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Nusantara - 20/03/2013 08:14 WIB

Kemenpera: Gunakan Uang Bsps Dengan Bijak

Waykanan, Lampung, (Antara Sumbar) - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) meminta masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebagai penerima bantuan stimulus perumahan swadaya (BSPS) menggunakan uang bantuan pemerintah itu dengan bijak.

"Selama uang itu belum menjadi rumah, itu uang negara," kata Kepala Bidang Pendataan dan Sosialisasi Deputi Bidang Perumahan Swadaya Kemenpera Cut Lisa didampingi Kepala Bidang Prasarana Wilayah Bappeda Waykanan Ari Firdaus Alharist di Blambangan Umpu, Waykanan, Lampung, Rabu.

Menurut dia, masih adanya sifat keras kepala dan paradigma MBR terkait uang BSPS sebagai hak mereka setelah diserahkan, menjadi kendala keberhasilan program itu.

"Jadi memang ada pemahaman pemerintah memberi uang kepada dia, sehingga ketika kita telah serahkan uang itu kepada MBR, tidak utuh dibelanjakan untuk keperluan BSPS, bisa istri minta beli baju dituruti, beli 'handphone', membiayai sekolah anak dan lain sebagainya," katanya.

Ia mengatakan bahwa hal itu tidak tepat karena uang BSPS tidak bisa digunakan di luar peruntukannya.

Jika ada hal semacam itu, katanya, Kemenpera bisa memerintahkan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) melalui bupati mengambil uang itu.

"Yang benar ialah kalau sudah terbangun rumah, itu baru milik masyarakat," katanya.

Kabupaten Waykanan, Lampung, pada 2012 mendapatkan BSPS untuk 2.800 rumah di tujuh kecamatan, yakni Blambanganumpu, Negeriagung, Rebangtangkas, Pakuanratu, Negeribesar, Negarabatin, dan Baradatu.

Sejumlah tenaga penggerak masyarakat (TPM) setempat tidak memungkiri apa yang disampaikan Lisa perihal penyalahgunaan uang negara oleh penerima BSPS, seperti untuk membeli parabola dan kebutuhan rumah tangga lain, setelah uang tersebut disalurkan kepada mereka.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, TPM mendampingi penerima bantuan dalam membeli bahan bangunan untuk tercapai peningkatan nilai bantuan.

Mereka juga mendampingi penerima bantuan dalam pelaksanaan pembangunan untuk mencapai kecukupan minimal bangunan rumah.

Namun demikian, sebagian TPM di Waykanan mengaku terjadi kesimpangsiuran informasi, sehingga mereka juga takut untuk mengalihkan uang BSPS dalam bentuk material yang sebenarnya bisa menekan penyalahgunaan uang negara oleh sejumlah MBR penerima bantuan. (*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

202 Daerah Bakal Pemilu Kada Serentak 2015

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nusantara - Hari ini, jam 07:45 WIB WIB

Kapolda Riau Enggan Komentari Dugaan Asusila..


Nusantara - Hari ini, jam 07:35 WIB WIB

Persebaya Incar Kemenangan di Kandang Mitra Kukar..