Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Bank Nagari
Nusantara - 03/04/2013 10:03 WIB

Sosiolog: Legislator Aceh Perlu Lebih Memahami Otonomi

Jakarta, (Antara Sumbar) - Sosiolog Universitas Nasional Nia Elvina berpendapat anggota DPRD Aceh perlu lebih memahami makna otonomi daerah sehingga tidak menimbulkan hal yang dianggap bisa mengganggu harmoni.

"Karena otonomi daerah yang negara kita terapkan memang merupakan salah satu bentuk representasi pelaksanaan demokrasi Pancasila," katanya di Jakarta, Rabu.

Memberikan ulasan mengenai DPRD yang mengesahkan bendera Provinsi Aceh yang kini menimbulkan kontroversi karena mirip simbol Gerakan Aceh Merdeka (GAM), dia mengatakan bahwa dalam kasus tersebut legislatif dinilai tidak paham makna otonomi daerah.

Artinya, kata dia, ketika diberikan otonomi, daerah akan bertindak sendiri, melaksanakan sendiri apa yang dianggap penting bagi lingkungannya sendiri.

Dalam perspektif sosiologis, kata dia, ketika negara atau pusat memberikan kepercayaan kepada daerah, daerah-daerah ini akan banyak muncul inisiatif untuk mengembangkan daerahnya atau dengan kata lain semakin cepat pencapaian keadilan dan kesejahteraan rakyatnya.

"Nah, dalam kasus legalisasi oleh anggota-anggota DPRD Aceh mengesahkan bendera itu apa masuk dalam kategori penting untuk daerah Aceh," katanya.

Ia mempertanyakan untuk apa negara membayar orang-orang yang duduk di DPRD yang mempunyai kualitas dan kapabilitas semacam itu, yakni belum bisa membedakan mana yang penting dan sangat tidak penting dan bertentangan dengan konstitusi negara.

"Saya pikir masyarakat Aceh jangan lagi mengirim wakil-wakil dewan daerah yang dengan kredibilitas dan kualitas seperti itu," kata Sekretaris Program Sosiologi Unas itu.

Lebih lanjut dia menekankan,"Jika tidak, negara ini akan semakin terperosok pada kemunduran, bukan tidak mungkin akan mengalami disintegrasi yang tajam yang pada akhirnya Indonesia tidak akan kekal," tambah Nia Elvina. (*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Ketika Android Merampas Anak-anak Kami

Try Reza Essra Oleh: Try Reza Essra

"(Saya) lebih suka main di rumah, main game di Android," ucap Rasya Prima (8) sambil memainkan permainan Candy Crush Saga di telepon pintar..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nusantara - Hari ini, jam 02:08 WIB WIB

Harga Karet di Mukomuko Merangkak Naik..


Nusantara - Hari ini, jam 08:10 WIB WIB

Ribuan Peserta Meriahkan Pelangi Budaya Bumi..