Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Bank Nagari
Nusantara - 03/06/2013 07:17 WIB

Pekanbaru Cadangkan 14.000 Hektare untuk Pasar Tradisional

Pekanbaru, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kota Pekanbaru, berencana menyediakan lahan sekitar 14 ribu hektare lebih untuk pembangunan sejumlah pasar tradisonal pada enam kecamatan guna mengantisipasi peningkatan aktivitas pedagang kaki lima di kota itu.

"Pemkot Pekanbaru akan mencadangkan lahan seluas 17 ribu hektare untuk pembangunan pasar tradisional, agar empat ratusan lebih PKL di kota itu tidak lagi berjualan di sembarang tempat," kata Kepala Bidang K2 Dinas Pasar Kota Pekanbaru, Mahyudin dalam keterangannya pada pers di Pekanbaru, Senin.

Ia mengatakan itu terkait terjadinya kisruh antara Satpol PP dan pedagang kaki lima yang berjaulan di emperan toko Jalan Subrantas, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, ketika Tim Projusticia menertibkan lapak-lapak PKL yang dinilai berjualan dikawasan ilegal di kota itu, pada Minggu (2/6).

Seorang petugas Satpol PP dikabarkan terluka setelah menerima tusukan benda tajam dari preman.

Menurut Mahyudin, jika PKL menggunakan lahan masyarakat atau milik pemkot Pekanbaru tanpa izin jelas ilegal. Padahal ini tidak perlu terjadi jika PKL bisa mengisi tempat seperti 36 petak di Jayen dan di Pujasera yang bisa menampung sebanyak 300 pedagang itu.

"Apa usaha yang tidak lagi tata Pemkot Pekanbaru, PKL kan bisa mendaftar dan apa saja fasilitas yang kurang bisa disampaikan ke Pemkot Pekanbaru sehingga nantinya akan segera dilengkapi," katanya.

Selain itu, Pemkot Pekanbaru juga telah menyediakan relokasi PKL pada pasar yang representatif di Rumbai dan telah disesuaikan dengan Perda retribusi yang baru dan lebih murah, termasuk di Tenayan Raya.

Namun kondisi kedua pasar tersebut kini juga minim ditempati PKL.
Sementara itu pasar tradisional yang ada, baru enam unit di enam kecamatan yang seharusnya di tiap kecamatan terdapat satu unit pasar tradisional.

Karena itu, katanya lagi, secara bertahap Pemkot akan membangun lagi sebanyak enam unit pasar tradisional yakni dengan membeli lahan masyarakat seluas 14 ribu hektare lebih itu. (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Ketika Android Merampas Anak-anak Kami

Try Reza Essra Oleh: Try Reza Essra

"(Saya) lebih suka main di rumah, main game di Android," ucap Rasya Prima (8) sambil memainkan permainan Candy Crush Saga di telepon pintar..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nusantara - Hari ini, jam 10:18 WIB WIB

Polres Bengkalis Ringkus Pencuri 26 Ton Minyak..


Nusantara - Hari ini, jam 07:48 WIB WIB

Tinggi Gelombang di Merak-Bakauheni Dua Meter..