Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Ultah ANTARA 77
Nusantara - 11/06/2013 04:40 WIB

Harga Daging Sapi di Pontianak Rp95 Ribu/Kilogram

Daging. (Antara)

Daging. (Antara)

Pontianak, (Antara Sumbar) - Harga daging sapi potong yang dijual di Pasar Flamboyan Kota Pontianak, Kalimantan Barat, masih bertahan tinggi pada Rp95 ribu/kilogram.

"Hingga kini harga daging sapi yang kami jual tidak turun-turun sejak kenaikan beberapa waktu lalu," kata Junaidi salah seorang pedagang sapi potong di Pontianak, Selasa.

Junaidi menjelaskan, harga daging sapi di Kota Pontianak dan sekitarnya sulit untuk turun atau kembali normal, karena dampak kenaikan harga BBM bersubsidi kalau memang jadi dinaikkan oleh pemerintah, apalagi berdekatan dengan bulan Ramadhan.

"Biasanya, sepanjang bulan Ramadhan permintaan daging sapi meningkat dibanding hari-hari biasanya, sehingga memicu kenaikan harga," ungkapnya.

Ia berharap, harga sapi turun, sehingga harga jual kepada masyarakat juga ikut turun, karena dengan tingginya harga daging sapi potong juga berdampak pada kemampuan daya membeli masyarakat.

"Kalau harga masih tetap tinggi, penghasilan kami juga ikut berpengaruh, karena daya beli masyarakat menjadi turun," ungkap Juhri.

Dari pantauan di lapangan, harga daging sapi kualitas bagus masih tetap bertahan Rp95 ribu/kilogram, harga daging ayam potong Rp24 ribu/kilogram, telur ayam ras Rp1.150/butir hingga Rp1.300/butir atau tergantung besar dan kecilnya telur ayam ras tersebut.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalimantan Barat M Aminuddin menyatakan, harga berbagai bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Pontianak dan sekitarnya masih normal.

Ia menjelaskan, belum naiknya harga berbagai kebutuhan pokok di Kalbar karena jauh hari sebelumnya masyarakat sudah siap atas rencana kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut sehingga tidak terlalu berpengaruh.

Aminuddin belum bisa memastikan besaran kenaikan berbagai kebutuhan pokok pasca diumumkannya kenaikan BBM bersubsidi nantinya.

"Apalagi rencana kenaikan harga BBM bersubsidi menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri sehingga harga kebutuhan pokok pasti mengalami kenaikan tetapi, tidak sebesar seperti tahun 2008," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, dia menyatakan, Pemerintah Provinsi Kalbar melalui Disperindag Kalbar menyatakan akan melakukan operasi pasar terhadap berbagai kebutuhan pokok kalau memang diperlukan. (*/jno)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

Bursa Pariwisata Targetkan Rp665 Milliar

PERSPEKTIF

Tiga Rahasia Tiongkok

Oleh: GNC Aryani

"Tuntutlah Ilmu hingga ke Negeri China". Peribahasa itu cukup popular di publik Indonesia untuk menggambarkan bahwa belajar tidak mengenal batas..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nusantara - 20/12/2014 09:42 WIB WIB

OK John Gabung Klub Malaysia PDRM FA..


Nusantara - 20/12/2014 03:21 WIB WIB

Anggota DPR Minta Penghentian Raskin Dikaji..