Berita harian sumbar terkini update terlengkap

Nusantara - 07/09/2013 06:56 WIB

Populasi Sapi Dan Kerbau di Banten Menyusut

Serang, (Antara Sumbar) - Populasi sapi dan kerbau di Provinsi Banten berdasarkan hasil sensus pertanian 2013 (ST2013) mengalami penyusutan dari 170,06 ribu ekor hasil data 2011 menjadi 142,87 ribu ekor, atau berkurang 27,19 ribu ekor.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banten Syech Suhaimi di Serang, Sabtu, mengatakan penyusutan jumlah sapi dan kerbau hasil ST2013 itu ada kaitannya dengan penjualan sapi dan kerbau oleh peternak dalam jumlah banyak mendekati Hari Raya Idul Fitri 1434 H.

Dari tiga kabupaten/kota yang memiliki sapi dan kerbau paling banyak adalah Kabupaten Tangerang dengan jumlah populasi sebanyak 40,60 ribu ekor, kemudian Kabupaten Lebak (35,34 ribu ekor), dan Kabupaten Serang (31,26 ribu ekor).

Sementara itu, kabupaten/kota yang memiliki sapi dan kerbau paling sedikit adalah Kota Tangerang Selatan dengan jumlah populasi sebanyak 1,41 ribu ekor.

Ia mengatakan, secara absolut, penurunan populasi sapi dan kerbau terbesar dari tahun 2011 ke tahun 2013 terjadi di Kabupaten Lebak dan penurunan terendah terjadi di Kota Cilegon; yaitu masing-masing turun sebanyak 11,06 ribu ekor dan 0,51 ribu ekor. Sementara itu, kenaikan populasi sapi dan kerbau hanya terjadi di dua kabupaten/kota yaitu Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, yaitu masing-masing naik sebesar 321 ekor dan 347 ekor.

Suhaimi menjelaskan ST2013 dilakukan secara bertahap, yaitu pencacahan lengkap usaha pertanian pada Mei 2013, dilanjutkan dengan pendataan rinci melalui Survei Pendapatan Rumah Tangga Usaha Pertanian pada November 2013 dan Survei Struktur Ongkos Komoditas Pertanian Strategis dalam setiap subsektor pertanian pada Mei-Oktober 2014.

Pencacahan ST2013 itu didapatkan pula jumlah usaha pertanian di Provinsi Banten sebanyak 592,41 ribu rumah tangga usaha pertanian, sebanyak 92 perusahaan pertanian berbadan hukum, dan 66 usaha pertanian lainnya (selain rumah tangga dan perusahaan berbadan hukum).

"Kabupaten Lebak, Pandeglang, dan Kabupaten Serang merupakan tiga kabupaten/kota dengan urutan teratas yang mempunyai jumlah rumah tangga usaha pertanian terbanyak, yaitu masing-masing 187,36 ribu rumah tangga, 151,38 ribu rumah tangga, dan 127,44 ribu rumah tangga," katanya. Sementara itu, Kota Tangerang Selatan merupakan wilayah yang paling sedikit jumlah rumah tangga usaha pertaniannya, yaitu sebanyak 4.961 rumah tangga.

Berdasarkan angka sementara hasil pencacahan lengkap Sensus Pertanian 2013, jumlah rumah tangga usaha pertanian di Provinsi Banten mengalami penurunan sebanyak 299,05 ribu rumah tangga dari 891,46 ribu rumah tangga pada tahun 2003 menjadi 592,41 ribu rumah tangga pada tahun 2013, yang berarti rata-rata penurunan sebesar 3,36 persen per tahun.

Secara absolut, penurunan terbesar terjadi di Kabupaten Tangerang dan penurunan terendah terjadi di Kota Cilegon, yaitu masing-masing turun sebanyak 136,61 ribu usaha dan 8,68 ribu usaha selama sepuluh tahun. Namun secara persentase, Kota Tangerang Selatan adalah kabupaten/kota yang paling banyak mengalami penurunan yaitu sebesar 7,69 persen per tahun, sedangkan yang mengalami penurunan paling sedikit adalah Kabupaten Lebak yaitu sebesar 0,78 persen per tahun, katanya.

Sementara itu jumlah perusahaan pertanian berbadan hukum terbanyak berlokasi di Kabupaten Tangerang yaitu sebanyak 40 perusahaan dan paling sedikit di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan masing-masing hanya satu perusahaan.

Sedangkan usaha pertanian lainnya terbanyak terdapat di Kabupaten Lebak yaitu sebanyak 36 unit usaha dan paling sedikit di Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang dan Kota Tangerang yaitu masing-masing sebanyak 3 unit usaha. (*/sun)

ANTARA Sumbar

kirim komentar untuk berita Kirim Komentar

  kode:
Aie Angek Cottage
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.

202 Daerah Bakal Pemilu Kada Serentak 2015

PERSPEKTIF

Membangkitkan Kejayaan Pasar Raya Padang

Mahyeldi Ansharullah Oleh: Mahyeldi Ansharullah

Berselang sehari setelah resmi dilantik sebagai wali kota, saya mengunjungi Pasar Raya Padang. Bersama dengan jajaran SKPD terkait, kami tidak lagi..

Pasang Iklan dan Banner di antarasumbar.com
akses m.antarasumbar.com dari gadget mu
DEFAULT BANNER 27

Nusantara - Hari ini, jam 07:45 WIB WIB

Kapolda Riau Enggan Komentari Dugaan Asusila..


Nusantara - Hari ini, jam 07:35 WIB WIB

Persebaya Incar Kemenangan di Kandang Mitra Kukar..